Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.000 M-Warga Disarankan Mengungsi

Nhico
Nhico

Rabu, 28 Februari 2024 11:30

Gunung Ili Lewotolok Erupsi.(F-INT)
Gunung Ili Lewotolok Erupsi.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, NTT – Gunung Api Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, Selasa (27/2) malam kembali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik. Erupsi terjadi pukul 21.20 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter.

Dikutip dari laporan tertulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ili Lewotolok, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur.

“Telah terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur pada 27 Februari 2024 pukul 21:20 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 M di atas puncak (sekitar 2.423 M di atas permukaan laut,” bunyi keterangan tertulis itu.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18.5 mm dan durasi sekitar 1 menit 47 detik,” tulis PPGA Ile Lewotolok.

Gunung Ili Lewotolok yang memiliki tinggi 1.423 meter di atas permukaan laut, saat ini telah berada pada level III atau berstatus siaga.

PVMBG telah menaikkan status aktivitas gunung Ili Lewotolok dari waspada (level II) ke siaga (level III). Peningkatan status tersebut mulai berlaku sejak Selasa (27/2) pukul 10.00 WITA.

Hal itu tertuang dalam surat Badan Geologi nomor 286.ap/GL.05/BGL/2024 27 Februari 2024.

Dalam surat itu, peningkatan status Gunung Ili Lewotolok berdasarkan hasil analisa dan evaluasi secara menyeluruh sejak 24 sampai 26 Februari 2024.

Dari peningkatan status tersebut, PVMBG juga memperluas radius larangan aktivitas bagi masyarakat di Desa Jontona dan Desa Todonara agar tidak memasuki dan tidak beraktivitas dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh empat kilo meter dari sebelumnya tiga kilometer dari pusat erupsi.

“Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas dari bagian selatan dan tenggara puncak/kawah Gunung Ili Lewotolok,” mengutip surat dari Badan Geologi,

Dalam surat tersebut juga disampaikan, agar masyarakat Desa Jontona agar diungsikan ke daerah yang lebih aman.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 23:26
Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL
Pedomanrakyat.com, ​Ketapang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang ...
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...