Hanya Masalah Sepele, Pria di Makassar Tewas Usai Dianiaya Sepupu, Tante, hingga Kakeknya

A. Zafran
A. Zafran

Rabu, 21 Juli 2021 23:27

Hanya Masalah Sepele, Pria di Makassar Tewas Usai Dianiaya Sepupu, Tante, hingga Kakeknya

Pedoman Rakyat, Makassar- Peristiwa berdarah terjadi di Jalan Monginsidi Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, pada Selasa (20/7/2021) kemarin.

Di mana seorang pemuda bernama Haidir Ali (32) tewas usai dianiaya sepupu, tante, dan kakeknya sendiri. Hanya karena masalah sepele.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengatakan, total ada 4 orang yang diamanakan pihaknya. Ialah Dandi (23), Arjun (25) yang merupakan sepupu korban, A alias Tiyong (43) tante korban, dan Dg Ngerang (63) kakek korban.

“Sudah diamankan semuanya, masalah awalnya dipicu berselisih paham antara salah satu pelaku dengan korban. Salah satu pelaku dan korban berkelahi,” kata Lando kepada wartawan, di Mapolrestabes Makassar, Rabu (21/7/2021).

Lando menceritakan, awalnya Haidir dan Arjun ini terlibat cekcok, di mana saat itu mereka berduel. Arjun yang membawa sebilah parang tanpa pikir panjang langsung menebas korban.

“Dia (Arjun) menebas korban (Haidir) dan kena bagian perut dan lengan selanjutnya melarikan diri. Korban pun tidak terima dan mencari (Arjun),” jelas Lando.

Masih dengan kondisi terluka, Haidir pun mendatangi kediaman Arjun yang tidak jauh dari tempat mereka berduel. Disitu, hanya ibu Arjun tidak lain A alias Tiyong dan Dandi adik Arjun yang ditemuinya.

“Disitu mereka berdebat, dan korban (Haidir) marah lalu melempar batu ke perempuan inisial A alias Tiyong. Salah satu pelaku (Dandi) tidak terima dan mengambil sebuah tombak dan menusuk korban dibagian perut,” ungkapnya.

Ketika ribut-ribut itu terjadi muncul salah satu pelaku lainnya bernama Dg Ngerang yang kala itu dibawah pengaruh minuman keras. Langsung mencabut tombak yang masih menempel ditubuh korban kemudian menusuk kembali di bagian tangannya.

“Sedangkan A alias Tiyong dan Dandi mengambil balok dan memukul pada bagian leher dan kepala. Korban meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit (RS),” beber Lando.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar pun bergerak cepat mengamankan pelaku dan berhasil menyita barang bukti berupa sebilah parang dan tombak yang digunakan menghabisi nyawa korban.

“Kami jerat pasal 338 KUHPidana dan pasal 170, terancam kuruangan penjara paling lama 15 tahun,” tandas Lando.

 

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Edukasi30 Juli 2021 09:20
Punya Dosa Banyak, Jangan Takut Ini Doa Jumat Bagi Umat Muslim yang Mau Diampuni Dosanya
Pedoman Rakyat-Hari Jumat merupakan hari yang istimewa bagi umat Islam. Tradisi Islam menyebut hari jumat adalah Sayyidul Ayyam atau rajanya hari. Tak...
Metro30 Juli 2021 09:15
Gara-gara KTP, Belasan Waria Harus Meninggal karena Kekurangan Gizi
Pedoman Rakyat, Jakarta – Persyaratan administrasi menjadi masalah besar bagi kelompok yang mengatasnamakan waria. Padahal, sederet program jari...
International30 Juli 2021 08:23
Tempur Lawan ISIS, Helikopter Militer Irak Jatuh dan 5 Orang Tewas
Pedoman Rakyat – Tercatat ada lima orang tewas akibat kecelakaan helikopter militer Irak yang jatuh saat kru sedang menjalankan misi tempur mel...
Nasional30 Juli 2021 02:06
Sudah Dinyatakan Lulus dan Buat Syukuran, Tapi Diganti Orang Lain saat Pengumuman, Calon Bintara Polri Ini Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Pedoman Rakyat, Jakarta -Viral di media sosial dalam penerimaan calon Bintara Polri tahun 2021 di Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Di mana, se...