Hebat, Kabupaten Pangkep Sulsel Produksi Pakan Mandiri untuk Budidaya Tambak

Nhico
Nhico

Kamis, 06 Januari 2022 18:54

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.

Pedoman Rakyat, Pangkep – Kabupaten Pangkep Sulsel kini mampu memproduksi pakan untuk kebutuhan budidaya tambak.

Kepala Dinas Perikanan Pangkep Farida menerangkan, selama ini masyarakat pembudidaya tambak terkendala akibat mahalnya harga pakan.

Olehnya itu, Dinas perikanan bekerjasama dengan balai untuk membuat inovasi produksi pakan. Dengan produksi pakan mandiri ini, diharapkan dapat meminimalisir biaya budidaya.

Meski saat ini, kapasitas produksi masih terbatas. Namun, Pabrik yang dimiliki Dinas Perikanan Pangkep, dapat memproduksi pakan sesuai kebutuhan.

“Yang utama adalah, bagaimana kita sampaikan kepada masyarakat bahwa membuat pakan itu tidak rumit. Lahan dengan luas 50Ha, tidak usah beli pakan tapi bisa dibuat sendiri. Sehingga biayanya tidak terlalu besar,”ucapnya.

Pembuatan pakan mandiri membutuhkan bahan baku berupa tepung ikan, dedak, kedelai, jagung, vitamin dan air.

Saat ini, hasil produksi pakan masih tahap uji coba dan belum dikomersilkan.

Diakui Farida, pakan ini di pasar seharga Rp160.000persak. “Tentu harga kita harus lebiih murah,”tambahnya.

Produksi perdana pakan mandiri dinas perikanan diluncurkan oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL) di kampung Katojoa, Labakkang, Kamis(6/1/22).

Dikatakan MYL, dengan produksi pakan mandiri ini diharapkan harga menekan biaya produksi khususnya pembelian pakan.

“Walaupun produksi pakan ini baru dimulai, tapi kita harapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh pakan murah,”ucapnya.

Selain peluncuran produksi perdana pakan, diluncurkan pula pos kesehatan ikan terpadu.

“Kami pemda Pangkep menyediakan pelayanan kesehatan ikan. Jika ada petambak yang tetiba mati, bida dibawa ketempat ini untuk meneliti penyebabnya,”ujarnya.

Selain peluncuran produksi perdana pakan mandiri dan pos kesehatan ikan. Juga dibagikan bantuan untuk nelayan dan petani tambak.

Bantuan yang dibagikan berupa mesin genset, alat uji mutu garam, mesin katinting, mesin diesel, perahu jolloro, perahu fiber dan klaim asuransi pembudidaya tambak.

“Dengan bantuan yang diberikan ini agar digunakan sebagaimana mestinya. Dirawat dan dijaga, agar dapat digunakan untuk waktu yang lama,”imbuhnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...
Metro08 Oktober 2026 19:22
Pokja Bunda PAUD Tarakan Tertarik Konsep Sudut Keluarga dan Sentra Alam di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Praktik baik pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Makassar menarik perhatian Pokja Bunda PAUD Kota Tarakan. Ko...