Idul Fitri, Bank Sulselbar Bebas Gratifikasi

Nhico
Nhico

Rabu, 20 April 2022 21:26

Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina.
Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Setiap perusahaan perlu untuk terus menjaga dan menjunjung kode etik dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), termasuk saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H.

Seperti halnya Bank Sulselbar yang senantiasa menghindari konflik kepentingan yang dapat memengaruhi setiap pengambilan keputusan, kebijakan perusahaan, penutupan suatu pertanggungan, dsb, melalui komitmen seluruh jajaran Direksi dan Pegawai untuk tidak menerima ataupun meminta hadiah maupun bingkisan dalam bentuk apapun dari seluruh stakeholder.

Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina mengatakan bahwa gratifikasi bisa menjerat siapa saja dan mungkin terjadi di berbagai kegiatan seperti momen keagamaan, adat istiadat, dan sebagainya.

“Untuk menjaga dan meningkatkan budaya anti-gratifikasi, kami menerapkan berbagai metode. Seperti sosialisasi melalui berbagai media mengenai seluruh insan Bank Sulselbar yang tidak menerima dan meminta pemberian hadiah dalam bentuk apapun dalam momentum apa saja, pembuatan pernyataan kode etik dan anti fraud yang ditandatangani oleh seluruh pegawai setiap tahun, dan himbauan atau reminder di sela berbagai kesempatan atau pertemuan untuk menghindari yang namanya gratifikasi.” Ujar Dian.

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik/Good Corporate Governance (GCG) dan program Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) terus dilakukan terutama pada aktifitas perkreditan dan pengadaan dan tidak hanya berlaku untuk pegawai internal saja melainkan rekanan.

Seperti adanya pakta integritas yang membuat transaksi bisnis dengan mitra keuangan selalu mengedepankan kehati-hatian, tidak mengandung benturan kepentingan atau di bawah tekanan serta sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun pegawai yang ditemukan menerima gratifikasi langsung mendapatkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan rekanan atau mitra yang memberikan gratifikasi masuk pada catatan hitam perusahaan.

Peran atau fungsi Direktur Kepatuhan beserta seluruh divisi terkait tidak hanya memberikan dan menjalankan program saja namun juga ada pengawasan secara konsisten di dalamnya.

“Dengan adanya penguatan pengendalian internal, keinginan saya adalah value Bank Sulselbar dapat meningkat lagi, kepercayaan masyarakat bertambah, sehingga kredibilitas tersebut berdampak pada performa bisnis perusahaan.” Tutur Dian.

Pada tanggal 23-24 Maret 2022, Bank Sulselbar melalui tahapan audit dari Badan Sertifikasi – British Standards Institution dan dinyatakan berhasil mendapatkan rekomendasi sertifikasi “SNI ISO 37001 Anti Bribery Management System Certification” tentang pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

“Sertifikat tersebut adalah sebuah pengakuan yang patut dibanggakan. Namun yang terpenting adalah internalisasi GCG Bank Sulselbar yang terlaksana secara konsisten sehingga dapat berdampak pada bisnis.” Tambah Dian.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Februari 2026 23:24
Andi Odhika Dengarkan Keluhan Warga Tamalanrea–Biringkanaya Soal Kesehatan dan Pendidikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan melanjutkan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidan...
Metro12 Februari 2026 22:48
Eric Horas Janji Tindak Lanjut Aspirasi Warga, Dari Drainase hingga Lampu Jalan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas kembali menyapa konstituennya dalam rangka reses kedua masa persidangan...
Edukasi12 Februari 2026 22:36
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya...
Metro12 Februari 2026 21:47
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Su...