BI Luncurkan LPI 2025, Dorong Optimisme Ekonomi Sulsel

Nhico
Nhico

Kamis, 29 Januari 2026 13:49

BI Luncurkan LPI 2025, Dorong Optimisme Ekonomi Sulsel

Pedomanrakyat.com, Makassar — Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 pada Rabu, 28 Januari 2026. Laporan ini memuat evaluasi dan prospek perekonomian global dan domestik, serta arah bauran kebijakan Bank Indonesia pada 2025 hingga 2026.

LPI 2025 juga menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah, termasuk di Sulawesi Selatan, dalam merumuskan kebijakan dan strategi penguatan ekonomi daerah agar sejalan dengan arah kebijakan nasional. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan tiga pesan utama dalam LPI 2025, yakni optimisme, komitmen, dan sinergi dalam menghadapi dinamika perekonomian ke depan.

Ia menjelaskan, optimisme perlu terus dibangun untuk memperkuat prospek perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diprakirakan berada pada kisaran 4,7 hingga 5,5 persen. “Pada 2026, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat menjadi 4,9 hingga 5,7 persen, dan terus naik menjadi 5,1 hingga 5,9 persen pada 2027,” ujar Perry Warjiyo, Rabu (28/1/2026).

Selain pertumbuhan, stabilitas harga juga dipastikan tetap terjaga. Bank Indonesia memprakirakan inflasi tetap terkendali pada kisaran 2,5 plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027. Perry menegaskan, komitmen Bank Indonesia akan terus diperkuat melalui bauran kebijakan yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat bauran kebijakan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan,” katanya.

Lebih lanjut, Perry menekankan pentingnya sinergi dalam lima area utama, yaitu memperkuat stabilitas perekonomian, mendorong sektor riil melalui hilirisasi sumber daya alam dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan pembiayaan perekonomian, serta mengakselerasi digitalisasi.

Menurutnya, sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta otoritas terkait menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi, termasuk di wilayah Sulawesi Selatan. “Ke depan, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan,” tutur Perry.

Peluncuran LPI 2025 merupakan bentuk transparansi kebijakan Bank Indonesia kepada publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Bank Indonesia. LPI 2025 diharapkan menjadi referensi utama yang kredibel terkait perkembangan dan prospek perekonomian Indonesia, sekaligus menjadi acuan bagi daerah, termasuk Sulsel, dalam memperkuat arah kebijakan ekonomi.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 September 2026 18:27
DPRD Sulsel Beri Waktu 3 Bulan ke Pelni, Pelindo dan KSOP Benahi SOP Buruh Bagasi Pelabuhan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan bersama Komisi D DPRD Sulsel memberi waktu tiga bulan kepada PT Pelni, Pelindo, dan...
Metro15 September 2026 17:26
BPBD Makassar Kembali Salurkan 3,04 Juta Liter Air untuk 92.931 Jiwa
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus memperkuat penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB...
Metro15 September 2026 16:25
Appi Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan, Imbas Kelangkaan Gas Melon di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, merespons persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai di...
Politik15 September 2026 14:57
Sidak Singkat Bupati Ibas, Beasiswa Hingga Bersihnya Ruangan Prokopim Jadi Sorotan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Memanfaatkan waktu luang, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan ko...