Pedomanrakyat.com, Makassar – Calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros, Havid S Fasha, mengikuti Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) di Kantor DPW PKB Sulawesi Selatan, Jalan Prof Abdurrahman Basalamah, Rabu (29/4/2026).
UKK tahap ini menghadirkan empat penguji dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, yakni Abdullah atau Gus Abduh (Anggota DPR RI Komisi III), Lalu Hadriani Irfani (Komisi X), Daniel Johan (Komisi IV), serta Dita Indah Sari.
Dalam proses tersebut, para peserta diminta memaparkan gagasan, komitmen program, serta kesiapan membangun struktur partai hingga ke tingkat bawah.
Havid menilai, tahapan ini menjadi momentum penting untuk menyaring figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga mampu menggerakkan partai secara nyata di daerah.
“Partai tentu membutuhkan pemimpin yang punya gagasan dan wawasan, serta mampu membawa organisasi berkembang lebih baik ke depan,” kata Havid, ditemui di Kantor DPRD Sulsel.
Ia menjelaskan, penilaian dalam UKK tidak hanya melihat kemampuan personal, tetapi juga progres kerja serta strategi pengembangan partai di wilayah masing-masing. Hal itu dinilai penting untuk memastikan target politik partai dapat tercapai.
Di Kabupaten Maros, Havid menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi legislatif. Jika sebelumnya PKB hanya meraih tiga kursi di DPRD, ia optimistis jumlah tersebut bisa meningkat.
“Kalau diberi amanah, saya menargetkan bisa mencapai delapan kursi,” ujar Anggota DPRD Sulsel dari Dapil VI meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Kota Parepare itu.
Target tersebut, lanjutnya, dibagi secara terukur di setiap daerah pemilihan. Seperti di Kecamatan Mandai dan Maros yang ditargetkan masing-masing dua kursi, sementara wilayah lain minimal satu kursi.
Bagi Havid, peningkatan kursi legislatif bukan sekadar angka, tetapi menjadi jalan untuk memperkuat peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen.
“Harapannya, dengan kekuatan yang lebih besar, kita bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan mereka secara nyata,” tutupnya.

Komentar