Indonesia KLB Polio, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penularannya

Nhico
Nhico

Minggu, 20 November 2022 14:19

Indonesia KLB Polio, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penularannya

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia resmi menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio. Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI, mengungkap ada 415 Kabupaten/Kota di 30 provinsi di Indonesia yang masuk kriteria risiko tinggi polio karena rendahnya imunasi atau vaksinasi polio.

“Kalau lihat cakupan oral polio virus OPV dan IPV memang seluruh Indonesia rendah terutama saat Pandemi Covid-19,” ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu dalam konferensi pers di Jakarta, pada Sabtu (19/11/2022).

Indonesia KLB polio ditetapkan dari penyelidikan epidemologi, didapati faktor perilaku hidup bersih dan sehat penduduk yang masih kurang. Masih ada penduduk yang menerapkan BAB terbuka di sungai.

Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus polio.

Virus ini bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja manusia. Polio memicu cedera saraf atau kelumpuhan permanen, kesulitan bernapas, hingga kematian.

Penyakit polio tidak ada obatnya dan tidak bisa disembuhkan, perawatan hanya bisa dilakukan untuk meringankan gejala.

Kemenkes RI menegaskan, imunisasi atau vaksinasi polio adalah tindakan yang paling efektif untuk mencegah penyakit polio.

Virus polio bisa menginfeksi, lalu menyebabkan kelumpuhan dengan merusak motor neuron pada cornu anterior dari sumsum tulang belakang. Polio rentan menyerang usia berapa pun, tetapi anak-anak di bawah usia 5 tahun lebih berisiko.

Ini faktor risiko polio lainnya dilansir dari berbagai sumber:

1. Polio berisiko pada mereka yang tinggal di daerah terpencil dengan akses air bersih sulit.

2. Ibu hamil dengan HIV positif.

3. Anak-anak yang tidak mendapat vaksin polio.

4. Tinggal atau merawat penderita polio.

5. Pernah melakukan operasi tonsilektomi.

6. Tinggal di daerah yang sedang ada wabah polio.

7. Bekerja dengan spesimen virus.

Ini gejala polio yang umum terjadi:

1. Sakit tenggorokan

2. Demam

3. Kelelahan

4. Mual

5. Sakit kepala

6. Sakit perut

Kemudian, gejala polio pada sebagian kecil orang akan berkembang menjadi gejala yang lebih serius, seperti gejala yang memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang. Ini gejala polio yang serius:

1. Meningitis (infeksi pada selaput sumsum tulang belakang dan/atau otak)

Kondisi ini umumnya terjadi pada sekitar 1-5 dari 100 orang dengan infeksi virus polio, bergantung pada jenis virusnya.

2. Kelumpuhan (tidak dapat menggerakkan bagian tubuh) atau kelemahan pada lengan, kaki, atau keduanya

Kondisi ini umumnya terjadi pada sekitar 1 dari 200 orang hingga 1 dari 2000 orang, bergantung pada jenis virusnya. Kelumpuhan menjadi gejala polio paling parah karena dapat menyebabkan kecacatan permanen dan kematian.

Antara 2 dan 10 dari 100 orang yang mengalami kelumpuhan akibat infeksi virus polio meninggal karena virus menyerang otot yang membantu mereka bernapas.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 12:22
Maulid DWP Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Ingatkan Pentingnya Doa dan Dukungan Istri
Pedomanrakyat.com, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disel...
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...