Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo.
Ketua IPSI Makassar, Hj Umiyati mengatakan, persiapan atlet terus digenjot melalui Training Camp (TC) yang digelar empat kali dalam sepekan.
“Persiapan untuk IPSI, atlet IPSI itu seminggu empat kali Training Camp (TC). Itu persiapan yang pertama untuk TC-nya,” kata Umiyati.
Baca Juga :
Dalam ajang Porprov 2026, IPSI Makassar membidik 10 medali emas. Target tersebut meningkat dibandingkan capaian pada Pra-Porprov sebelumnya yang meraih tujuh emas.
“Target emasnya, mudah-mudahan kita bisa dapat 10 medali emas,” ujarnya.
Umiyati menjelaskan, kontingen IPSI Makassar akan turun di sejumlah kategori, baik seni maupun tarung. Total terdapat sekitar enam kategori yang akan diikuti, dengan hampir seluruh kategori dipersiapkan untuk bertanding.
Untuk mengejar target tersebut, IPSI Makassar menyiapkan sekitar 19 atlet. Mereka akan turun di nomor beregu, tarung, maupun seni.
Optimisme IPSI Makassar juga diperkuat dengan pengalaman atlet mengikuti kejuaraan di luar Sulawesi. Terbaru, kontingen Makassar tampil di sebuah kejuaraan di Malang dan berhasil membawa pulang tujuh medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
“Insyaallah. Dilihat dari anak-anak juga mereka sekarang lebih fokus untuk latihan,” kata Umiyati.
Anggota DPRD Makassar itu menyebut pengalaman bertanding di luar daerah, khususnya di Pulau Jawa, menjadi bahan evaluasi bagi atlet sebelum menghadapi Porprov 2026.
Pada Porprov XVIII Sulsel, pertandingan pencak silat akan berlangsung di Kabupaten Wajo, tepatnya di Sengkang. IPSI Makassar pun mulai memetakan daerah yang berpotensi menjadi pesaing dalam perebutan medali.
Umiyati menyebut Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah yang patut diwaspadai. Menurutnya, Bone selama ini menjadi salah satu pesaing utama dalam ajang Porprov.
“Pesaing mungkin Bone, karena dari dulu katanya Bone ini yang selalu jadi pesaing utamanya untuk Porprov,” ujarnya.
Meski demikian, Umiyati optimistis pengalaman bertanding para atlet di berbagai kejuaraan dapat menjadi modal menghadapi persaingan di Porprov XVIII Sulsel.
“Karena sudah pernah ikut kejuaraan di luar, maksudnya di Jawa, sudah ada paling tidak evaluasi untuk kejuaraan-kejuaraan,” pungkasnya.

Komentar