Israel Bom Satu-satunya Gereja Katolik di Gaza, Italia Murka

Nhico
Nhico

Jumat, 18 Juli 2025 10:22

Israel Bom Satu-satunya Gereja Katolik di Gaza, Italia Murka

Pedomanrakyat.com, Italia Israel menyerang satu-satunya gereja katolik di Gaza, Gereja Keluarga Kudus, dan menewaskan dua orang, Kamis (17/7/2025).

Patriarkat Latin Yerusalem mengonfirmasi kabar duka ini dan menyebut serangan udara tersebut terjadi pada pagi hari.

Patriarkat menyebut, serangan itu menghancurkan sebagian besar kompleks gereja yang saat ini menampung sekitar 600 pengungsi, sebagian besar anak-anak dan 54 orang berkebutuhan khusus.

“Menargetkan situs suci yang menjadi tempat berlindung warga sipil merupakan pelanggaran berat terhadap martabat manusia dan kesucian tempat ibadah, yang seharusnya menjadi tempat aman di masa perang,” bunyi pernyataan patriarkat.

Paus Leo XIV turut menyampaikan keprihatinannya atas serangan tersebut, sebagaimana dilansir AFP.

“Saya sangat berduka,” ujar Paus, beberapa jam setelah serangan Israel pada Kamis di Gaza menewaskan sedikitnya 20 orang.

Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, mengungkapkan bahwa dua warga dari komunitas kristen termasuk di antara korban yang tewas.

Kompleks Keluarga Kudus diketahui juga menjadi tempat berlindung umat kristen ortodoks sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada Oktober 2023.

Israel melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan penyesalan mendalam atas peristiwa ini.

Mereka menegaskan bahwa militer Israel sedang melakukan penyelidikan.

Israel tidak pernah menargetkan gereja atau tempat ibadah dan menyesalkan segala bentuk kerusakan yang terjadi pada tempat ibadah atau warga sipil yang tidak terlibat,” tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel di platform X.

Italia murka

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni ikut angkat bicara mengenai serangan Israel terhadap satu-satunya gereja katolik di Gaza.

Dia menyebut serangan terhadap warga sipil di Gaza sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menilai serangan terhadap gereja sebagai tindakan serius terhadap tempat ibadah kristen.

Menurut data Patriarkat Latin, dari sekitar dua juta penduduk di Jalur Gaza, sekitar 1.000 orang yang beragama kristen dengan sebagian besar beraliran ortodoks.

Adapun umat katolik diperkirakan berjumlah sekitar 135 orang.

Paus Fransiskus, yang wafat pada 21 April lalu, dikenal aktif menyerukan perdamaian di Gaza.

Dalam pesan Paskah terakhirnya, Paus Fransiskus menyebut Gaza mengalami situasi kemanusiaan yang menyedihkan dan meminta segera diakhirinya perang.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...