Jenazah Sahrul Sempat Tertahan di RSUD Bone, Untung Ada Kader Nasdem Lilo Ak Turun Tangan

Nhico
Nhico

Selasa, 15 Februari 2022 14:00

Jenazah Sahrul Sempat Tertahan di RSUD Bone, Untung Ada Kader Nasdem Lilo Ak Turun Tangan.
Jenazah Sahrul Sempat Tertahan di RSUD Bone, Untung Ada Kader Nasdem Lilo Ak Turun Tangan.

Pedomanrakyat.com, Bone – Kasus pelayanan kesehatan di Kabupaten Bone, nyaris kembali geger. Apa yang terjadi?

Hal jtu dikarenakan, jenazah Sahrul, warga Arasoe, Bone, Sulawesi Selatan, akhirnya diizinkan pulang pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, setelah sempat tertahan beberapa jam.

Keluarga jenazah baru mendapatkan izin pulang setelah Ketua Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone, Muh Salam datang ke lokasi untuk memberikan bantuan.

Diketahui sebelumnya, pihak keluarga jenazah mengaku tidak diizinkan pulang, lantaran terkendala biaya. Mereka tidak mampu melunasi biaya perawatan selama beberapa hari di RSUD Tenriawaru Bone.

Almarhum Sahrul mengembuskan napas terakhir, Senin (14/2/2022) petang. Sahrul menjalani perawatan sejak 3 Februari lalu akibat penyakit paru-paru yang dideritanya.

“Saya datang setelah ditelepon pihak keluarga, mereka tidak diizinkan pulang karena tidak mampu bayar biaya Rp8 juta sebagai jaminan, seperti yang diminta pihak Rumah Sakit,” ungkap Muh Salam.

Pihak keluarga saat itu, hanya mengantongi uang Rp3 juta. Alhasil, biaya pembayaran yang dibutuhkan untuk memulangkan jenazah almarhum dinilai tidak cukup.

Pria yang beken disapa Lilo Ak itu lantas meminta pihak Pemerintah Kabupaten Bone untuk segera menyelesaikan persoalan itu. Kader Nasdem ini berharap, ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini terulang.

Apalagi, kata Lilo kesehatan gratis merupakan salah satu janji Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi. Maka dari itu, OPD terkait harus serius dan mengedepankan sisi kemanusiaan dalam memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan.

Tidak sampai di situ saja, Lilo juga menyinggung BPJS masyarakat yang di non aktifkan secara sepihak.

Menurutnya, tindakan itu cacat administrasi dan berpotensi pidana. Makanya, kata dia, Bone harus UHC untuk kualitas layanan kesehatan yang lebih baik.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...