Jokowi: Awasi Ketat Klaster Gowa, Pemudik, hingga Industri

Editor
Editor

Senin, 04 Mei 2020 06:42

int
int

Pedoman Rakyat, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas)secara virtual di Istana Bogor, Senin (4/5). Di awal-awal ratas tersebut Jokowi menyampaikan beberapa hal.

Ia meminta semua pihak memperketat pengawasan dan penelusuran klaster potensi penyebaran virus korona (Covid-19).

“Kita harus melakukan monitor secara ketat potensi penyebaran di beberapa klaster. Ada klaster pekerja migran, klaster Jemaah tabligh, klaster Gowa, ada klaster rembesan pemudik, klaster industri, ini perlu betul-betul dimonitor secara baik,” kata Jokowi.

Dalam pernyataannya, Jokowi menyoroti fenomena kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memutuskan kembali ke Tanah air usai beberapa Negara memberlakukan kebijakan lockdown yang mengakibatkan putusnya arus nafkah para migran.

Tercatat ribuan PMI memutuskan pulang dengan biaya mandiri, oleh karena itu Jokowi mempertegas agar protokol pengamanan atas kepulangan PMI perlu diperketat untuk menghindari penyebaran virus corona.  

“Kita lihat bahwa Pekerja Migran Indonesia, laporan yang saya terima sudah 89 ribu yang sudah kembali, dan akan bertambah lagi kemungkinan ada 16 ribu, ini betul-betul harus ditangani di lapangan, sehingga jangan sampai muncul gelombang kedua,” sambungnya seperti dilansir CNNIndonesia.

Pemerintah telah menyusun skenario pemulangan PMI, mulai dari klaster Malaysia, India, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, China, Timur Tengah, Eropa dan Anak Buah Kapal (ABK), yang selanjutnya disiapkan titik pulang di Jakarta dan Bali.

Setiba di Tanah air, para migran harus mengikuti serangkaian protokol kesehatan mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, pengisian health alert card hingga rapid test.

Selain itu, tercatat kasus penyebaran masif dari klaster Gowa yang mendominasi kasus positif terbanyak di beberapa Provinsi seperti Sumatera Selatan, Jambi dan Kalimantan Timur. Tercatat dari 749 jemaah Gowa yang terlacak, 64 orang dipastikan positif covid-19 dan 78 pasien dalam pengawasan (PDP).

Gowa merujuk pada klaster Gowa terkait acara Ijtima Dunia 2020 zona Asia digelar di salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Sejumlah peserta dinyatakan positif usai kembali ke daerah asal mereka setelah acara tersebut dibatalkan karena wabah corona.

Selain itu, Pada Senin (20/4) lalu sebanyak 18 Jemaah tabligh akbar di Masjid Al- Muttaqien, Sunter, Jakarta Utara juga terkonfirmasi positif corona.

Jokowi kembali menegaskan untuk memperketat aturan sektor yang beroperasi dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) agar tidak ada pemilik usaha yang membandel.  

“Klaster industri kita harus memastikan industri yang diijinkan beroperasi yang mana, harus dicek di lapangan,” ujarnya.

Pasalnya, beberapa kasus penyebaran covid-19 berasal dari klaster industri. Teranyar, sebanyak 65 karyawan Pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut, Surabaya positif terinfeksi virus corona. (zul)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Oktober 2026 22:24
Pemkab Pinrang Siapkan Nomor Darurat 112, Respons Cepat Bencana dan Kegawatdaruratan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai mematangkan persiapan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 untuk memud...
Metro09 Oktober 2026 21:21
Terima Komisi VII DPR RI, Andi Sudirman Perjuangkan Dukungan untuk 3 Juta UMKM Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja dalam rangka kunjungan kerja reses Komis...
Metro09 Oktober 2026 20:24
Dari Makassar, 500+ Pemimpin Lintas Sektor Membahas Masa Depan Kepemimpinan Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lebih dari 500 pemimpin dan profesional dari berbagai sektor berkumpul di Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 di...
Metro09 Oktober 2026 19:27
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan Kota Makassar kepada Komisi VII ...