Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Sidrap pada Selasa (10/2/2026).
Kunjungan dalam rangka penyerahan aset barang rampasan negara kepada Perum Bulog dan peresmian Aula Kejari Sidrap di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae.
Rombongan Kajati Sulsel disambut langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Kajari Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Ketua DPRD Takyukdin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Kasdim 1420/Sidrap Mayor Inf. Wahyudi, dan Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh.
Baca Juga :
Turut hadir Kabulog Sulselbar Fakrurozi, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sulsel Eri Didik Farkhan, para Asisten Kejati Sulsel, perwakilan pengadilan negeri dan agama, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta undangan lainnya.
Dalam kunjungan ini, Kajati Sulsel melakukan langkah terobosan hukum dengan menitipkan aset barang rampasan negara kepada Perum Bulog guna memperkuat pilar ketahanan pangan nasional di wilayah Sulawesi Selatan.
Aset rampasan negara hasil perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) narkoba tersebut terletak di Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, meliputi lahan ±15.923 m², dan gudang permanen ±1.000 m².
“Biasanya barang rampasan kita sita lalu lelang, namun kali ini kita ajukan Penetapan Status Penggunaan (PSP). Kebetulan Bulog membutuhkan sarana untuk menyerap gabah petani di Sidrap yang melimpah. Saya ini anak petani, saya tahu betul perjuangan mengelola gabah, maka aset ini harus aktif dan bermanfaat bagi rakyat,” tegas Kajati Sulsel.
Didik Farkhan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Sidrap sehingga Aula Kejari bisa terbangun. Ia menegaskan aula tersebut akan dimanfaatkan untuk kelancaran tugas Kejari dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat.
Pimpinan Wilayah Bulog Sulselbar, Fakrurozi, mengapresiasi langkah Kejati Sulsel. Ia menyebut penyerahan gudang ini sebagai “amunisi baru” mengingat selama ini Bulog sering kali harus menyewa gudang pihak ketiga akibat tingginya produksi gabah dan jagung di Sulsel sebagai lumbung pangan nasional.
Hal senada disampaikan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif yang menyebut kunjungan Kajati Sulsel membawa berkah bagi masyarakat.
“Gudang berkapasitas 2.500 ton beras dari Kejati ini sangat membantu Bulog dalam menyerap gabah petani. Ini berkah bagi masyarakat Sidrap di tengah pertumbuhan ekonomi kami yang sedang melaju pesat,” ungkap Bupati Syaharuddin.
Ia selanjutnya memaparkan pertumbuhan ekonomi daerah yang positif: kuartal pertama 13 persen, kuartal kedua 9 persen, kuartal ketiga 8 persen, dan rata-rata tahunan diharapkan 6–8 persen.
“Kami bersama Forkopimda bekerja siang dan malam untuk membenahi Kabupaten Sidrap,” tegasnya.
Sementara, Kajari Sidrap Adhy Kusumo menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kajati Sulsel.
“Atas nama Kejaksaan Negeri Sidrap, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan di Kabupaten Sidrap dalam rangka peresmian Aula Kejari Sidrap dan serah terima aset gudang Bulog,” ujarnya.
Ia menambahkan, peresmian aula ini wujud komitmen memperkuat pelayanan publik serta mendukung tegaknya keadilan di tengah masyarakat, dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Komentar