Kakak Beradik di Makassar Sulsel Bobol Rumah 4 Kali Sebulan, Akhirnya Diterjang Peluru Aparat

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 18 Februari 2021 15:55

Barang bukti berupa hasil kejahatan dan alat-alat yang digunakan kakak beradik di Makassar, Sulsel mebobol rumah.
Barang bukti berupa hasil kejahatan dan alat-alat yang digunakan kakak beradik di Makassar, Sulsel mebobol rumah.

Pedoman Rakyat, Makassar – Dua pelaku spesialis bobol rumah alias pencurian dengan pemberatan (curat) akhirnya diringkus polisi. Mereka adalah kakak beradik Ramli (30) dan Hamdan (26). Usaha polisi meringkus sempat dilawan yang membuat keduanya terpaksa harus dilumpuhkan dengan peluru.

Kakak adik spesialis pembobol rumah ini dicokok Tim Jatanras Polrestabes Makassar di tempat pelariannya di Jalan Puaccara, Kota Parepare, Sulsel, Rabu (17/2/2021) kemarin. Petugas menyita banyak barang bukti yang belum sempat dijual. Mulai dari handhphone, hingga sisa perhiasan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, kakak beradik ini terakhir kali beraksi menyasar rumah seorang dosen di Kota Makassar.

“Ada 4 tempat kejadian perkara kalau hasil pengembangan oleh dua tersangka ini. Semuanya di bulan Februari. Ada di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar,” kata Agus kepada wartawan di kantornya, Kamis (18/2/2021) siang.

Saat beraksi, lanjut Agus, kakak beradik ini kerap berlaku sadis. Mengancam nyawa korban untuk menjarah barang-barang berharga di dalam rumah. Seperti saat beraksi di rumah salah satu dosen, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

“Barang bukti beberapa alat elektronik dan perhiasan emas. Kerugian di rumah dosen ditaksir Rp70 juta lebih,” ungkap Agus.

Lanjut Agus, selain mencuri perhiasan, mereka juga membawa kabur sepeda motor milik korban. Sebelum beraksi, keduanya lebih dulu memantau kondisi lingkungan dan rumah korbannya. Kemudian beraksi saat malam hari.

“Mereka mencongkel pintu dan jendela rumah dengan linggis, obeng hingga beberapa perkakas lainnya. Senjata tajam digunakan, untuk mengancam korban agar menuruti permintaan keduanya,” jelasnya.

Hasil kejahatan kedua saudara kandung yang residivis kasus serupa itu digunakan untuk berfoya-foya. Mereka pun kini menjalani proses hukum di Mapolrestabes Makassar. Dan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian. “Ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” demikian Agus.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
9 Remaja di Makassar Curi 24 Tabung Gas, Duitnya Buat Foya-foya
Hukum/Kriminal02 Maret 2021 04:04
9 Remaja di Makassar Curi 24 Tabung Gas, Duitnya Buat Foya-foya
pencuri tabung gas di Makassar buat foya-foya....
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Tak Mau Seperti Nurdin Abdullah
Hukum/Kriminal02 Maret 2021 03:17
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Tak Mau Seperti Nurdin Abdullah
bupati Jeneponto iksan Iskandar tak ingin mengalami nasib seperti Nurdin abdullah. ...
Kejati Sulsel Endus Dugaan TPPU pada Kasus Kredit Macet Mall Daya-Bank BNI
Hukum/Kriminal02 Maret 2021 02:57
Kejati Sulsel Endus Dugaan TPPU pada Kasus Kredit Macet Mall Daya-Bank BNI
Kasus kredit macet mall daya Grand Square. ...
Walikota Makassar Skak Mat Kadis Kesehatan, Saya Covid Kau Tidak Datang!
Metro01 Maret 2021 22:47
Walikota Makassar Skak Mat Kadis Kesehatan, Saya Covid Kau Tidak Datang!
danny pomanto skak mat kadis kesehatan. ...