Kasus Mark Up Bansos Covid-19 di Sulsel, Polda: Kami Tidak Ragu, Bahkan Jika Sekprov Terlibat

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Selasa, 02 Februari 2021 16:06

Kasus Mark Up Bansos Covid-19 di Sulsel, Polda: Kami Tidak Ragu, Bahkan Jika Sekprov Terlibat

Pedoman Rakyat, Makassar – Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol, Wildoni Fedri mengaku pihaknya tidak pernah ragu menangani kasus korupsi. Termasuk kasus yang diduga menyeret Sekertaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani.

“Penyidik Tipikor tidak pernah ragu dalam menangani kasus tipikor, siapapun dibelakangnya,” ujarnya kepada Pedoman Rakyat, pada Selasa (2/2).

Ia mengatakan saat ini kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial Dinsos Sulsel telah resmi ditangani Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel.

Ia bahkan menjanjikan, jika hasil lidik nantinya menemukan bukti kuat keterlibatan Sekprov Sulsel, Abduh Hayat Gani, tentu pihaknya tidak akan pandang bulu.

“Jadi tunggu saja kabar terkait kasus itu, termasuk jika ada keterlibatan sekprov, kita tidak pernah ragu menangani kasus tipikor,” pungkasnya.

Diketahui beberapa pekan belakangan Kasus Mark Up Bansos Covid-19 di Sulsel mencuat, usai majelis Pertimbangan Penyelesaian Keuangan Daerah (MPPKD) Sulsel memutuskan adanya temuan kerugian negara dalam pengelolaan anggaran Bansos Covid-19 senilai Rp 1,2 Miliar.

Perkara itu makin heboh usai salah seorang pejabat di Dinsos bernama Kasmin membeberkan dugaan keterlibatan Sekertaris Provinsi, Abdul Hayat Gani.

Kasmin yang diketahui telah dicopot dari jabatannya itu kepada media mengatakan, Sekprov sempat menerima titipan fee yang bersumber dari dana Bansos tersebut dan membuat sang sekprov berang.

Sebelumnya, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani angkat bicara. Menurut dia, kasus ada pihak yang mencoba merusak nama baiknya dengan menyebut dirinya terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Covid-19.

Kata Abdul Hayat Gani, apa yang disampaikan mantan Pejabat Dinas Sosial, Kasmin disidang Majelis Tuntutan Ganti Rugi (MTGR) tak benar.

“Apa yang disampaikan pak Kasmin itu tidak benar. Itu fitnah yang sangat kejam,” ujarnya, pada Kamis, (21/1/2020).

Penulis : Chaidir

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...