Kebakaran Gunung Gede Pangrango Masih Mengintai, Tim Sisir Dua Titik Asap di Kawah Wadon

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 12 Agustus 2026 19:32

petugas Balai Besar TNGGP masih mendeteksi keberadaan kepulan asap yang keluar dari dalam tumpukan serasah di lokasi kebakaran.
petugas Balai Besar TNGGP masih mendeteksi keberadaan kepulan asap yang keluar dari dalam tumpukan serasah di lokasi kebakaran.

Pedomanrakyat.com, Cibodas – Upaya penanganan kebakaran hutan di sekitar kawasan Kawah Wadon, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), terus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan oleh tim gabungan. Luasan area yang terdampak kebakaran saat ini diperkirakan mencapai 5,8 hektare.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan oleh petugas Balai Besar TNGGP pada Senin (10/8/2026), tim masih mendeteksi keberadaan kepulan asap yang keluar dari dalam tumpukan serasah di lokasi kebakaran. Karakteristik serasah yang tebal dan cukup dalam berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan (ground fire), yang sewaktu-waktu dapat memicu munculnya kembali titik api.

Menindaklanjuti laporan volunteer mengenai munculnya kembali titik api pada Selasa (11/8/2026), tim BBTNGGP bergerak cepat menerjunkan personel bersama enam orang relawan menuju lokasi melalui jalur pendakian Cibodas sejak pukul 06.00 WIB.

Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, tim mengonfirmasi masih terdapat dua titik kepulan asap aktif di bibir Kawah Wadon yang membutuhkan pemadaman serta penyisiran (mop-up) lebih lanjut.

Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta mengungkapkan upaya pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh di kawasan Kawah Wadon dihadapkan pada sejumlah tantangan alam yang terjal dan kompleks.

Tumpukan serasah yang dalam, kontur medan yang curam dan sulit dijangkau, serta jarak lokasi yang cukup jauh dari sumber air menjadi kendala utama gabungan tim pemadam di lapangan.

“Kondisi tersebut menyebabkan dinamika di lapangan dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, strategi pemantauan dan pemadaman terus disesuaikan secara dinamis dengan mengutamakan prinsip keselamatan seluruh personel pemadam,” ujarnya.

Guna mengantisipasi potensi perluasan area maupun munculnya titik api baru, BBTNGGP memantapkan koordinasi terpadu bersama Manggala Agni, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), relawan/volunteer, warga masyarakat setempat, serta jajaran petugas lintas instansi.

Seluruh unsur gabungan tetap dalam posisi siaga penuh di posko pemantauan maupun titik-titik rawan untuk melakukan tindakan pemadaman susulan sesuai kebutuhan lapangan, sekaligus menjaga ketat kawasan agar kebakaran tidak meluas.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 September 2026 23:24
Pemkab Pinrang-BPN Sepakat Jalankan 9 Program, Layanan Pertanahan Dibidik Perkuat Ekonomi Warga
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pinrang terus memperkuat sinergi dal...
Metro08 September 2026 22:24
Investasi Makassar Tembus Rp5,29 Triliun, Appi: Ini Bukti Kepercayaan Investor
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi memaparkan sejumlah potensi strategis Kota Makassar dalam kegiatan...
Daerah08 September 2026 21:23
Bukan Sekadar MoU, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Tukar Inovasi untuk Perkuat Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Uta...
Metro08 September 2026 20:25
Heriwawan Titip Pesan ke KNPI Sinjai: Jadi Rumah Besar Pemuda dan Bangkitkan Gairah Kepemudaan
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Prosesi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sinjai per...