Keji! Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang Orangtua Kandung Lewat Ventilasi Tolilet

Nhico
Nhico

Selasa, 05 Oktober 2021 10:18

Keji! Bayi Baru Lahir Dibunuh dan Dibuang Orangtua Kandung Lewat Ventilasi Tolilet  

Pedoman Rakyat, Semarang – Keji, Orangtua bunuh anak kandungnya setelah dilahirkan.

Bayi yang dibunuh kedua orang tuanya ini ditemukan di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan kemarin (2/10/2021).

Sponsored by ADVERTNATIVE

Adapun orang tua yang tega membunuh anak kandungnya setelah dilahirkan yaitu A (22) dan Y (23).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang AKP Agus Supriyadi mengatakan, bayi itu diduga dibunuh oleh orangtuanya. Kini, sejoli tersebut telah ditangkap polisi. Mereka juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tiga botol obat penggugur kandungan, satu strip obat sakit kepala, satu botol minuman bersoda, kain pel, dan dua ponsel.

Agus menjelaskan, peristiwa ini bermula saat A meminta kekasihnya, Y, untuk menggugurkan janin yang dikandung.

“Pada Agustus 2021 tersangka laki-laki meminta menggugurkan dan mereka sepakat,” ujar Agus, Senin (4/10/2021). A sempat mencari informasi soal menggugurkan kandungan dari internet. Ia kemudian membeli obat penggugur kandungan lewat online shop. Obat itu lantas diberikan kepada kekasihnya. Y lalu memenuhi permintaan A dengan meminum obat tersebut.

Usai menenggak obat itu, perut Y terasa sakit. Ia sempat ingin berobat ke dokter umum. Akan tetapi, sebelum tiba di tempat dokter, Y menumpang ke toilet di rumah salah satu warga. Di sana, dia ternyata melahirkan bayinya. Namun, bayi yang baru saja dilahirkan itu justru dibunuh oleh sang ibu kandung.

Y kemudian membuang mayat bayi berusia 7-8 bulan tersebut ke belakang kamar mandi melalui lubang ventilasi. “Kondisi dari hasil otopsi saat lahir hidup, ada memar di wajah dan resapan darah di leher,” ucap Agus kepada wartawan di Markas Polrestabes Semarang.

Selain itu, terdapat beberapa luka di kepala bayi karena di buang lewat ventilasi toilet.

Agus menuturkan, kedua tersangka bakal dijerat Pasal 342 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana seorang ibu yang dengan sengaja menghilangkan nyawa anaknya. “Ancaman hukuman 9 tahun,” terangnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:35
Gara-gara Tak Diberi Rokok, Pengangguran di Makassar Tikam Buruh Harian
Pedoman Rakyat, Makassar- Seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Jaya...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:29
AJI Makassar: Polda Sulsel Tak Profesional Terima Laporan Sengketa Pemberitaan
Pedoman Rakyat, Makassar -Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menanggapi kasus pelaporan terhadap nar...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:03
Hati-hati Berkendara! Siswi Cantik di Makassar Tewas Terlindas Truk karena Gagal Menyalip
Pedoman Rakyat, Makassar- Nasib malang menimpa seorang siswi yang masih berusia 17 tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Gadis belia bern...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 19:42
Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Wanita Asal Bantaeng Sulsel, Motifnya Diduga Urusan Bisnis Tokek
Pedoman Rakyat, Gowa- Kepolisian Resor (Polres) Gowa mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya ditemukan di tengah semak beluk...