Kelompok Tani di Bantaeng Dapat Bantuan Benih Jagung

Nhico
Nhico

Kamis, 02 September 2021 16:55

Kelompok Tani di Bantaeng Dapat Bantuan Benih Jagung

Pedoman Rakyat, Bantaeng – Ada yang unik dari penyerahan bantuan benih jagung kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Eremeasa, Kamis, (2/09/2021).

Setelah menyerahkan bantuan benih kepada kelompok tani, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin bertanya kepada beberapa petani yang menerima bantuan.

Sponsored by ADVERTNATIVE

“Desa Mappilawing ada enam kelompok yang menerima bantuan benih. Di desa ini ada berapa kelompok tani?” tanya Ilham Azikin. Seorang petani lalu menjawab; “Ada 9 kelompok, Pak,” kata petani itu.

Bupati bergelar doktor pemerintahan ini lalu bertanya kepada Dinas Pertanian. “Kenapa hanya enam kelompok yang menerima? yang lain tidak menerima apa-apa?” tanya Ilham Azikin.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Ummu Kalsum langsung memberikan jawaban. Dia mengatakan, masih ada beberapa bantuan lagi yang akan masuk untuk petani lainnya.

“Masih ada bantuan lainnya yang akan datang. Kita harapkan semua kelompok tani akan tersentuh, tahun ini” jelas dia.

Ummu mengatakan, bantuan lainnya kemungkinan bukan benih jagung. Melainkan bantuan dalam bentuk lain yang berasal dari berbagai sumber.

“Masih ada beberapa bantuan. Salah satunya akan ada bantuan alat mesin pertanian yang juga aspirasi dari anggota DPR RI, Azikin Solthan. Ada juga bantuan-bantuan lainnya,” jelas dia.

Ummu mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan proses untuk distribusi bantuan itu. Dia menyebut, butuh waktu sekitar sebulan untuk proses administrasi distribusinya. “Kita berharap proses ini bisa cepat, sehingga bisa digunakan untuk musim tanam Oktober-Maret,” kata dia.

Sekedar diketahui, Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng menyalurkan 95 ton benih jagung di sejumlah daerah di Bantaeng. Khusus untuk Kecamatan Eremerasa, ada sebanyak 11 ton benih jagung yang diberikan kepada petani secara gratis.

“Di Eremerasa, luas lahan yang ditanami jagung mencapai 736 hektare dengan jumlah sebanyak 40 kelompok tani,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bantaeng, Budi Taufiq.

Dia mengatakan, pola tanam yang ada di Bantaeng sejauh ini adalah dengan pola tanam Padi-Padi-Palawija. Biasanya, palawija yang dipilih adalah jagung yang ditanam pada musim tanam Oktober-Maret.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyebut sektor pertanian adalah sektor yang kokoh meski berada di masa pandemi Covid-19. Pemerintah, kata dia, akan berusaha untuk memanfaatkan seluruh sumber dukungan untuk memberikan support terhadap petani di Bantaeng. “Kita berharap semua petani di Bantaeng bisa tersentuh bantuan pemerintah,” jelas dia.

Dia mengaku akan berusaha semampu mungkin untuk melindungi petani di Bantaeng. Menurutnya, petani di Bantaeng adalah sahabatnya yang senantiasa membantu pemerintah daerah menjaga ketahanan pangan.

“Semua petani di Bantaeng adalah sahabat saya. Mereka orang tua saya, dan saya akan berusaha untuk melindungi dan membantu petani kita. Ucapan hormat dan terimakasih saya kepada seluruh petani di Bantaeng,” pungkasnya.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 20:46
Pelaku Pembunuh Orang Tua dan Saudari Kandung di Bantaeng Sulsel Diduga Alami Gangguan Jiwa
Pedoman Rakyat, Bantaeng- Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng kini telah mengamankan A (30), pria keji yang tega membunuh kedua orang tuanya serta saud...
Nasional26 Oktober 2021 19:23
Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300.000, Kemenkes: Segera Kami Tindak Lanjuti
Pedoman Rakyat, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan menindaklanjuti permintaan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) agar harga tes P...
Ekonomi26 Oktober 2021 18:11
Maraknya Pinjol Ilegal, Menkeu Sri Mulyani: Masyarakat Menderita dari Praktik Semacam Ini
Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang terjadi di In...
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 17:47
Aksi Unjuk Rasa Sejumlah Mahasiswa di Makassar Ricuh, Perwira Polisi Terkena Lemparan Batu
Pedoman Rakyat, Makassar- Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berakhir ricuh. Satu pejabat polisi terkena l...