Kemacetan di Depan Pelabuhan Soekarno Hatta, Ari Ashari Ilham: Pelindo dan Dishub Harus Tegas

Nhico
Nhico

Senin, 16 Agustus 2021 17:25

Kemacetan di Depan Pelabuhan Soekarno Hatta, Ari Ashari Ilham: Pelindo dan Dishub Harus Tegas

Pedoman Rakyat, Makassar – Kemacetan di depan Pelabuhan Soekarno Hatta, Anggota Komisi A DPRD Makassar Ari Ashari Ilham, kecewa dengan kinerja Pelindo IV.

“Pihak Pelindo IV yang memiliki tanggungjawab mengurus Pelabuhan, harus bisa mengatur dengan baik aktivitas di Pelabuhan. Baik itu didalam maupun diluar pelabuhan,” kata Ari Ashari Ilham, Senin, (16/08/2021).

Lebih lanjut kata Ari, truk kontainer disepanjang pelabuhan tersebut sangat mengganggu aktivitas warga, apalagi jalur itu merupakan akses utama menuju bandara Sultan Hasanuddin Makassar melalui Jalan Tol.

“Bukan hanya akses jalan yang tidak cukup lebar untuk dilalui, tapi juga banyaknya kendaraan truk kontainer yang melintas,bahkan parkir di bahu jalan, akhirnya membuat para pengendara harus mengantri cukup lama untuk melalui jalur tersebut. Untuk itu, Pihak Pelindo IV yang memiliki kewenangan untuk mengatur persoalan ini, agar secepatnya dapat melakukan tindakan, jangan sampai membiarkan persoalan ini berlarut-larut,” terangnya.

Ari pun meminta, pihak Pelindo IV untuk menindak tegas dan memberikan sanksi apabila ada perusahaan bongkar muat yang tidak taat aturan. Sebab, jika hal ini dibiarkan tanpa ada sanksi tegas, persoalan kemacetan di depan pelabuhan Soekarno Hatta tidak akan terselesaika.

Dirinya pun kecewa, dengan sikap pihak Pelindo IV yang terkesan membiarkan persoalan ini berlarut-larut tanpa ada penyelesaian yang dilakukan sampai saat ini. “Jangan memikirkan keuntungan saja terus, sedangkan masyarakat Kota Makassar menjadi imbasnya, sehingga pihak pelabuhan itu harus mengatur jalur dari kontainer ini dan memberikan sanksi apabila ada perusahaan bongkar muat yang tidak taat terhadap aturan,” ujarnya.

“Jadi kita pesan kepada pihak pelindo pelabuhan makassar bahwa jangan cuma mengurusi keuntungan, memberikan sanksi apabila ada perusahaan bongkar muat yang tidak taat terhadap aturan, karena itu semua sudah dipasangi rambu-rambu larang parkir sehingga harus tegas,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Makassar ini juga menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, menurutnya Dishub seharusnya bisa memberi perhatian ekstra pada lalulintas di wilayah tersebut.

“Dishub juga jangan cuma pikirkan mal-mal yang dijaga, ini juga harus di jaga karena ini adalah jalur utama yang harus diperhatikan tingkat kemacetannya, harus ada yang petugas yang ditempatkan disana, kalau perlu buat pos khusus untuk pengawasan dari lalu lintas kontainer ini,” jelasnya

Bahkan, dirinya meminta agar Dishub menggembok langsung jika ada yang kedapatan parkir diarea dilarang. Kalau masih terulang, dirinya meminta agar diberikan sanksi yang berat

“Kalau dia sudah berulang cabut izin trayeknya supaya tidak ada lagi yang bandel, jadi harus ada ketegasan disitu,” Demikian kata Ari Ashari Ilham.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Oktober 2026 15:17
PSI: Reputasi Jokowi Bukan Sekadar Nama, Karyanya Masih Dirasakan Rakyat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, menilai reputasi politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (...
Uncategorized15 Oktober 2026 15:14
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Nasional15 Oktober 2026 15:03
Puting Beliung Membara Tak Patahkan Semangat Manggala Agni Kemenhut
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan punya Manggala Agni Kemenhut sebagai brigade khusus atau satuan tugas tingkat nasional di baw...
Metro15 Oktober 2026 14:43
Kabut Asap Makin Pekat, Wali Kota Parepare Instruksikan Siswa TK hingga SMP Belajar Daring demi Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Parepare – Pemerintah Kota Parepare memberlakukan pembelajaran daring selama dua hari bagi siswa TK hingga SMP menyusul kondisi k...