Keren Aksi Festival Gerakan Cinta Budaya di Makassar

Nhico
Nhico

Kamis, 18 November 2021 22:16

Keren Aksi Festival Gerakan Cinta Budaya di Makassar

Pedoman Rakyat, Makassar- Dinas Kebudayaan Kota Makassar mengelar Festival Gerakan Cinta Budaya 2021. Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan budaya Makassar.

Kadis Kebudayaan Makassar, Andi Herfida Attas mengatakan jika cinta budaya sebagai upaya melestarikan budaya Makassar dimulai dari anak anak. Cinta budaya terus digalakkan dengan pembinaan di sekolah.

“Bagaimana Dinas Kebudayaan selama ini adanya pembinaan terhadap anak-anak sekolah, sanggar seni sekolah dan non sekolah. Inilah kita aplikasikan di dalam gerakan cinta budaya, jadi kita bisa melihat cintanya anak anak kita dengan budayanya sendiri,” kata Fida, di museum Kota Makassar, Kamis (18/11/2021).

Fida sapaan akrabnya menyebut jika pandemi COVID-19 tak menghambat pergerakan dan pelestarian budaya bagi para pelaku seni. Kegiatan cinta budaya juga disebut dapat menggairahkan kembali pariwisata dan pelaku seni untuk terus berkarya.

“Dan kita melibatkan seluruh pelaku seni yang ada di kota Makassar sehingga budaya seni semakin bergairah, apalagi selama pandemi ini kita tahu bersama bahwa pelaku seni itu ikut tidur, dengan adanya kegiatan seperti ini sangat bersemangat kita lihat sendiri penonton pun begitu bergairah,” terangnya.

Dalam kegiatan ini, sejumlah siswa tampil memperlihatkan kemampuannya dalam melestarikan budaya, seperti menari kolosal Bugis Makasaar, menari adat, penampilan menyanyi hingga menampilkan musik tradisional dari gendang dan kecapi.

“Itu tadi menceritakan tentang bagaimana anak-anak kita dengan adanya kolosal yang menceritakan tentang kehidupan mereka bersama-sama, menjalankan kehidupan bersama-sama untuk menjadi satu itu adalah budaya Kota Makassar,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Rusmayani Madjid, usai membuka acara mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia meminta gerakan cinta budaya terus digalakkan Pemerintah Kota Makassar.

“Ini merupakan salah satu kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata karena kegiatan ini juga tentunya bisa mendongkrak kunjungan pariwisata ke Kota Makassar apalagi kalau Dinas Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan yang secara rutin,” kata Maya.

Gerakan cinta budaya yang digagas oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar luar biasa. Gerakan ini dianggap sebagai upaya melestarikan budaya di Makassar lantaran banyaknya budaya luar yang mulai masuk.

“Kegiatan yang sangat positif, sifatnya untuk bagaimana mengenalkan budaya kepada anak-anak kita dan mencintai budaya lokal kita sendiri, karena kita tahu bahwa sangat banyak budaya budaya dari luar yang masuk ke Makassar pada khususnya dan yang ini seharusnya tidak terkontaminasi dengan anak kita sehingga anak kita ini mencintai budaya budaya yang ada di Kota Makassar,” jelasnya

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ibu Fida selaku Kepala Dinas Kebudayaan atas terselenggaranya kegiatan ini,” tambahnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Agustus 2026 20:34
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps ...
Edukasi23 Agustus 2026 18:24
113 Fresh Graduate Menjadi Anggota Muda PATSI UMI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 113 fresh graduate Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menjadi ...
Nasional23 Agustus 2026 17:23
Jelang Muktamar NU, Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban”
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menjelang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Idrus Marham akan meluncurkan buku berjudul Nahdlatul Ulama & Ta...
Metro23 Agustus 2026 16:28
Wawali Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an atau Guru Ngaji yang dir...