Kesal Sering Dimarahi, Seorang Remaja Aniaya Ayahnya Hingga Babak Belur

Nhico
Nhico

Selasa, 26 April 2022 16:04

Ilustrasi Penganiayaan.(F-INT)
Ilustrasi Penganiayaan.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Muara Enim – Seorang remaja, JS (17) tega menganiaya ayahnya WJ (71) hingga kritis.

Dia mengaku melakukan perbuatan itu karena kesal sering dimarahi.

Penganiayaan itu terjadi di rumah mereka di Rambang Lubai, Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (22/4). Ketika itu, korban sedang duduk istirahat di teras rumahnya didatangi pelaku.

Tanpa diketahui penyebabnya, pelaku menendang dinding rumah dengan kencang sehingga ditegur korban. Teguran itu justru membuat pelaku semakin emosi dan langsung menghajar pria yang sudah lanjut usia itu.

Korban yang babak-belur dilarikan warga ke rumah sakit. Kondisi kesehatannya cukup buruk.

Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah mengungkapkan, tersangka ditangkap tanpa perlawanan beberapa jam seusai kejadian. Tersangka terancam Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Politik13 Oktober 2026 23:26
DPW NasDem Sulsel Ingin HUT ke-15 Lebih Bermakna dan Bawa Semangat Pengabdia untuk Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menyiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (...
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...