Ketua Bawaslu Sulsel Tekankan Pentingnya Keselarasan Data-Partisipasi Masyarakat

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 21 November 2025 16:22

Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli.
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli.

Pedomanrakyat.com, Lutim – Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Mardiana Rusli menegaskan pengawasan proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) merupakan mandat undang-undang yang harus dilaksanakan secara optimal oleh jajaran Bawaslu.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi PDPB yang digelar Bawaslu Luwu Timur, Kamis (20/11/2025).

Dalam arahannya, Mardiana menyampaikan bahwa kualitas data pemilih sangat bergantung pada akurasi data kependudukan. Oleh sebab itu, Bawaslu perlu memastikan pengawasan yang komprehensif pada setiap tahapan pemutakhiran data yang dilakukan KPU.

“Data ini bukan hanya untuk kebutuhan sekarang, tetapi akan digunakan pada pemilu mendatang. Karena ini mandat regulasi, Bawaslu harus menjalankannya dengan optimal,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya uji petik sebagai instrumen memastikan validitas data, serta perlunya dorongan kepada masyarakat untuk memberikan data kependudukan yang mutakhir sebagai bagian dari data partisipatif.

“Keselarasan data harus terus didorong. Masyarakat perlu aktif menyampaikan perubahan data kependudukan mereka. Ini bukan hanya soal teknis administrasi, tapi juga bagian dari pendidikan politik,” ujarnya.

Mardiana mengingatkan bahwa kualitas data pemilih sangat dipengaruhi oleh dinamika kependudukan. Di Luwu Timur, misalnya, mobilitas tenaga kerja cukup tinggi sehingga validasi dokumen kerap tercatat di daerah asal pekerja.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius karena berpengaruh pada akurasi data pemilih,” tambahnya.

Sebagai bahan masukan, Mardiana juga menyampaikan kelemahan dalam regulasi, khususnya PKPU, yang dinilai belum memiliki sistem validasi data pemilih yang cukup kuat. Menurutnya, hal ini harus diantisipasi dengan kerja kolaboratif, konsistensi pengawasan, serta optimalisasi peran masyarakat.

Mardiana menutup arahannya dengan menegaskan bahwa akurasi data pemilih merupakan hal penting untuk penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. “Data kependudukan yang baik akan menghasilkan data pemilih yang baik pula,”pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari, Anggota Sukmawati Suaib, Koordinator Divisi Data KPU Hamdan, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu Timur dan Jajaran.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi06 Oktober 2026 15:17
Gubernur Sulsel: Pelatihan Vokasi Harus Cetak Pekerja dan Wirausaha Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong pelatihan vokasi tidak sekadar menjadi program pening...
Metro06 Oktober 2026 14:58
Tak Perlu ke Makassar, Cinema XXI Kini Hadir di Maros dengan 4 Studio-Pemkab Bidik Dampak Ekonomi dan PAD
Pedomanrakyat.com, Maros — Cinema XXI resmi hadir di Grand Mall Maros, Kecamatan Mandai, menjadi bioskop pertama di Kabupaten Maros. Peresmian biosk...
Nasional06 Oktober 2026 13:40
Pengakuan MHA dan Penetapan Hutan Adat Tidak Cukup Berhenti pada Dokumen dan Kebijakan
Pedomanrakyat.com, Yogyakarta— percepatan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan penetapan Hutan Adat membutuhkan lebih dari sekadar dokumen dan ...
Ekonomi06 Oktober 2026 12:54
15.453 Siswa di Maros Terima Seragam Gratis, Pemkab Siapkan Anggaran Hampir Rp4 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali merealisasikan program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP/MTs se-Ka...