Ketua DPRD Makassar Supratman: Rendahnya Serapan Bukan Karena Mandek, Tapi Efisiensi

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 01 Juli 2025 21:32

Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bersama Ketua DPRD Makassar, Supratman.
Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, bersama Ketua DPRD Makassar, Supratman.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat laripurna pemandangan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Agenda ini sekaligus menjadi forum evaluasi atas pengelolaan anggaran oleh pemerintah kota di tengah perubahan kepemimpinan, berlangsung di Gedung DPRD Makassar, Selasa (1/7/2025).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Makassar, Supratman, menyampaikan bahwa meskipun serapan anggaran tahun berjalan masih tergolong rendah.

Dimana tambah Supratman, hal tersebut lebih disebabkan oleh kebijakan efisiensi yang sedang dijalankan, bukan karena penundaan atau keterlambatan proses anggaran.

“Rendahnya serapan bukan karena mandek, tapi karena efisiensi. Setelah penerapan skema baru oleh Wali Kota, banyak kegiatan mulai bergerak. Sekarang anggaran lebih tepat sasaran dibanding sebelumnya,” ungkap Supratman.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan agar waktu pelaksanaan pembangunan tidak terbuang percuma. Menurutnya, jika semua syarat regulasi telah terpenuhi, perubahan anggaran harus segera dilaksanakan untuk memaksimalkan waktu yang tersisa.

“Ini seperti mesin baru yang sedang dipanaskan. Kami percaya, setelah proses adaptasi ini, pemerintah kota bisa bekerja lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyampaikan bahwa secara umum terdapat sedikit peningkatan dalam realisasi anggaran dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia mencatat bahwa tingkat serapan telah mencapai sekitar 81 persen, naik dari 79 persen pada tahun sebelumnya.

Ia juga menyoroti tantangan awal tahun yang cukup kompleks, termasuk penyesuaian struktur anggaran akibat pergantian wali kota serta penyusunan ulang RPJMD yang berimbas pada proses penyesuaian belanja dan pendapatan daerah.

“Di awal tahun memang sempat melambat karena transisi, tapi kami optimis di semester kedua semua bisa kembali dipacu. Fokus kami adalah mengarahkan belanja ke program prioritas yang sesuai dengan visi kepala daerah,” jelas Zulkifly.

Dirinya berharap semua SKPD dapat segera menjalankan program yang telah dianggarkan. Ia juga menyampaikan bahwa perubahan struktur belanja sudah siap dijalankan dengan target mengejar ketertinggalan realisasi pada triwulan III.

“Kami perkirakan di triwulan kedua ini realisasi sekitar 30–40 persen. Namun kami yakin di triwulan selanjutnya capaian bisa meningkat signifikan,” tutup Zulkifly.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional23 April 2026 17:29
Antisipasi El Nino 2026, Kemenhut-BMKG Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi memperkuat kerja sa...
Metro23 April 2026 16:27
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan konsistensinya dalam menata ruang kota, khususnya terhadap bangunan yang ber...
Metro23 April 2026 13:44
Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027, Fokus Stunting dan Kelompok Rentan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubern...
Metro23 April 2026 13:39
Sekda Sulsel Pimpin Uji Kelayakan Direksi Perumda Tirta Mangkaluku, Tekankan Profesionalisme
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketahanan air baku, profesionalisme pengelolaan, dan kebutuhan menghadirkan kepemimpinan visioner menjadi sorotan ...