Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menerima kunjungan Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan, Asyraf Mursalina, di ruang kerjanya, Senin (12/1/2025).
Dalam kesempatan itu, Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan, Asyraf Mursalina, menyampaikan kehadirannya untuk bersilaturahmi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, sekaligus melaporkan kinerja Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sulsel.
“Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan dukungan yang sangat besar dari pemerintah daerah sehingga hasil capaian program JKN secara nasional juga sangat baik. Target cakupan kepesertaan tahun 2024 sebesar 98 persen telah tercapai, dan tingkat keaktifan peserta saat ini mencapai 83,7 persen, berada di atas rata-rata nasional,” ujar Asyraf.
Baca Juga :
Asyraf menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif, melalui berbagai regulasi daerah yang mendukung program JKN. Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah tetap berlanjut meski terdapat keterbatasan fiskal.
“Hari ini kami juga berencana bertemu dengan Bapak Gubernur. Kami meyakini pemerintah daerah memiliki itikad baik, hanya saja saat ini mungkin terdapat keterbatasan fiskal sehingga perlu ada skala prioritas dalam penyusunan anggaran. Kami berharap keterlambatan yang ada hanya bersifat sementara,” jelasnyam
Asyraf menyebutkan masih ada beberapa kabupaten/kota di Sulsel yang belum mencapai Universal Health Coverage (UHC), yakni Bulukumba, Jeneponto, Bone, dan Luwu Utara.
Namun, cakupan kepesertaan di daerah tersebut telah berada di atas 90 persen sehingga hanya memerlukan peningkatan kecil untuk mencapai kategori UHC. Dengan dukungan pemerintah provinsi, pihaknya optimistis seluruh daerah tersebut segera mencapai target.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan bahwa pemerintah provinsi saat ini tengah memprioritaskan peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan rumah sakit regional.
“Periode ini Pak Gubernur memiliki program membangun dua rumah sakit regional, satu di Luwu Raya dan satu di Gowa. Lokasinya di dataran tinggi yang berbatasan dengan Sinjai Utara. Masyarakat di daerah tersebut selama ini cukup jauh mengakses rumah sakit, sehingga fasilitas itu dibangun di sana,” tuturnya.
Melalui koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPJS Kesehatan, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulsel semakin merata dan cakupan kepesertaan program JKN dapat terus meningkat.

Komentar