KM Nurul Salsa Tenggelam, Gubernur Sulsel: Kita Bersama Basarnas Sudah Kerahkan Kapal

Nhico
Nhico

Sabtu, 18 Juli 2026 06:11

KM Nurul Salsa Tenggelam, Gubernur Sulsel: Kita Bersama Basarnas Sudah Kerahkan Kapal

Pedomanrakyat.com, Selayar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkoordinasi dengan Basarnas Makassar dalam upaya pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sejak menerima laporan kejadian, Gubernur Andi Sudirman mengaku telah mengerahkan dukungan tim bersama Basarnas untuk mempercepat proses pencarian terhadap para penumpang yang masih dinyatakan hilang.

“Kami berkoordinasi dan telah kerahkan kapal bersama Basarnas Makassar. Mohon doanya agar penumpang dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Andi Sudirman, Jumat (17/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar menyampaikan pihaknya telah melaporkan perkembangan operasi SAR kepada Gubernur Sulsel yang memberikan perhatian penuh terhadap proses pencarian.

“Kami berharap sinergi seluruh unsur yang terlibat dapat mempercepat proses pencarian. Tim di lapangan akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Kami juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Arif.

Berdasarkan data terbaru Basarnas, hingga Kamis (16/7/2026), tercatat 74 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Sebanyak 49 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang meninggal dunia, sementara 24 orang masih dalam pencarian (DP).

Untuk kronologis kejadian, KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng. Kondisi gelombang mencapai sekitar 2,5 meter membuat proses evakuasi dan pencarian menjadi lebih sulit.

Dalam operasi SAR, sejumlah unsur telah dikerahkan, antara lain Tim Rescue Pos SAR Selayar, KN SAR Kamajaya 104, KRI Marlin, KM Harapan Kita GT 104, serta Pesawat Boeing B737-200 TNI AU untuk melakukan pencarian melalui jalur laut dan udara.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung sesuai Search and Rescue Action Plan (SARMAP) dengan fokus menemukan 24 korban yang masih belum ditemukan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...