Kolonel Sanders, Pendiri KFC yang Sukses di Usia Senja, Pernah Jadi Tentara hingga Jual Ban

Editor
Editor

Minggu, 13 September 2020 07:34

Kolonel Sanders, Pendiri KFC yang Sukses di Usia Senja, Pernah Jadi Tentara hingga Jual Ban

Pedoman Rakyat – Siapa yang tidak mengenal Kentucky Fried Chicken alias KFC? Ayam goreng KFC sangat dikenal oleh banyak orang di dunia.

KFC juga merupakan salah satu franchise fast food terkenal asal Amerika Serikat. Kenikmatan ayam gorengnya membuat banyak orang selalu memenuhi gerai KFC tiap harinya.

Di balik kesuksesan KFC, ada kisah inspiratif sang pendirinya, Kolonel Sanders. Dikutip dari Biography, Kolonel Sanders lahir di Henryville, Indiana, 9 September 1890. Ia memiliki nama asli Harland David Sanders.

Kesuksesan Kononel Sanders tidak serta merta datang saat ia masih muda. Di usianya yang keenam tahun, sang ayah meninggal dunia. Karena sang ibu bekerja, Kolonel Sanders kecil yang mengurus saudara-saudaranya.

Saat berusia 16 tahun, Sanders mendaftar menjadi tentara. Setahun setelahnya, ia bekerja di stasiun sebagai buruh. Karena terlibat perkelahian, Sanders kemudian dipecat.

Sanders beberapa kali mengalami kegagalan saat bekerja. Bersumber dari Medium, Kolonel Sanders mencoba banyak pekerjaan sepanjang hidupnya. Sanders pernah menjadi agen asuransi hingga menjual ban.

Meskipun menghadapi kegagalan, Kolonel Sanders tidak pernah menyerah. Pada 1930, dia mulai bekerja di pompa bensin di Kentucky.

Sanders juga mulai menyajikan berbagai panganan untuk para pengunjung. Kemampuannya dalam memasak memang sudah ada saat Sanders kecil.

Pada tahun 1939, Kolonel Sanders menemukan resep ayam goreng yang lezat. Ayam bisa lezat menggunakan “11 bumbu rahasia” dan menggorengnya di panci presto.

Kelezatan menu milik Sanders membuat gubernur Kentucky saat itu memberikan gelar Kolonel. Gelar ini merupakan gelar tertinggi yang diberikan oleh pemerintah.

Melansir Medium, pada 1952, Kolonel Sanders membuat kesepakatan dengan Pete Harman. Ia menjual resep ayam miliknya dengan kesepakatan mendapat royalti.

Kolonel Sanders mendapatkan royalti sebesar 4 sen setiap satu potong ayam yang terjual. Dia juga membuat kesepakatan yang sama dengan beberapa restoran lokal.

Pada 1955, Kolonel Sanders dan istri mulai berkeliling untuk menawarkan kerjasama dengan berbagai restoran. Dan di 1964, Sanders memiliki lebih dari 600 cabang franchise di berbagai daerah.

KFC kemudian dikenalkan di khalayak luas pada 1966. Tiga tahun setelahnya, KFC masuk ke bursa saham New York.

Di 1971, Heublein Inc. mengakuisisi KFC Corporation seharga US$ 285 juta. Di bawah Heublein, KFC memiliki lebih dari 3.500 gerai di seluruh dunia.

Meski begitu, Kolonel Sanders masih aktif mengunjungi beberapa restoran KFC di dunia. Dia berkunjung sebagai ambassador KFC. Pendiri KFC ini meninggal di usia 90 tahun pada 16 Desember 1980 di Louisville, Kentucky. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Oktober 2026 22:24
Pemkab Pinrang Siapkan Nomor Darurat 112, Respons Cepat Bencana dan Kegawatdaruratan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai mematangkan persiapan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 untuk memud...
Metro09 Oktober 2026 21:21
Terima Komisi VII DPR RI, Andi Sudirman Perjuangkan Dukungan untuk 3 Juta UMKM Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja dalam rangka kunjungan kerja reses Komis...
Metro09 Oktober 2026 20:24
Dari Makassar, 500+ Pemimpin Lintas Sektor Membahas Masa Depan Kepemimpinan Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lebih dari 500 pemimpin dan profesional dari berbagai sektor berkumpul di Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 di...
Metro09 Oktober 2026 19:27
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan Kota Makassar kepada Komisi VII ...