Komisi C DPRD Sulsel Desak PT Yasmin Serahkan 12,11 Ha Lahan Reklamasi CPI ke Pemprov

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 21 April 2025 18:10

Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta.
Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi C DPRD Sulawesi Selatan, mempertanyakan soal lahan seluas 12,11 hektare milik pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang belum PT Yasmin Bumi Asri, berlokasi Center Point Of Indonesia (CPI).

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Sulsel 2024, yang dilaksankan Komisi C bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Senin (21/4/2025).

Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta menuturkan bahwa, dalam rapat bersama dengan BKAD, diketahui ternyata sudah terjadi beberapa kali addendum mengenai lahan tersebut.

“Nah ini yang akan kami lakukan rapat khusus tersendiri mengenai CPI ini untuk betul-betul mempelajari addendum kontrak tersebut, supaya jangan sampai Pemprov ini dirugikan,” terang Andre.

Pasalnya kata legislator NasDem Sulsel ini, pihak swasta sudah sangat menikmati lahan reklamasi tersebut, sehingga kita menuntut agar lahan 12,11 hektare segera dituntaskan oleh pihak PT Yasmin.

“Supaya Pemprov juga bisa mendapatkan manfaat dari lahan tersebut. Jadi ada berapa permasalahan, pertama sudah menjadi tinjauan KPK dan pihak aparat penegak hukum mengenai masalah ini,” terangnya.

Sehingga lanjut dia, lahan seluas 12,11 hektare ini tidak boleh diganti dengan lahan lain di luar CPI, karena yang harus diserahkan ke Pemprov berupa lahan reklamasi.

“Jadi walaupun mereka ingin mengganti dengan lahan lain yang ada di luar itu tidak diperbolehkan, karena yang menilai apakah nilainya tersebut sama atau tidak, tidak ada yang bisa menilai. Sehingga dibutuhkan lahan reklamasi yang harus diserahkan kepada pemprov,” tegas APT, sapaan akrab Andre.

Olehnya itu, Komisi C DPRD Sulsel akan duduk bersama dengan BKAD, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) dan PT Yasmin untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai hal ini.

“Kita akan terus mengejar dan ini akan menjadi salah satu rekomendasi dari komisi C kepada Pemprov Sulsel dalam hal (LKPJ) laporan kinerja pertanggungjawaban Tahun 2024, mengenai tanah 12,1 hektare ini,” tegasnya.

Politisi partai NasDem ini juge menegaskan, Komisi C DPRD Sulsel akan berupaya menuntaskan persoalan lahan seluas 12,11 hektare, yang sampai sekarang belum diserahkan PT Yasmin.

“Ya kalau mereka tidak bisa selesaikan tahun ini, lahan yang mereka miliki atau kuasai sekarang itu yang diserahkan kepada pemerintah provinsi Sulawesi Selatan,” tegas APT.

“Karena itu salah satu kerugian memang untuk pihak mereka, tapi mau ndak mau ini sebuah perjanjian yang harus diselesaikan oleh mereka karena sudah 5 tahun lebih tertinggal,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 12:22
Maulid DWP Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Ingatkan Pentingnya Doa dan Dukungan Istri
Pedomanrakyat.com, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disel...
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...