Komisi D DPRD Sulsel Dukung Perbaikan Lab ESDM, Harap Kualitas Layanan dan PAD Naik

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 20 November 2025 17:26

Rapat kerja antara Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas ESDM Sulsel.
Rapat kerja antara Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas ESDM Sulsel.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, mendukung upaya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui perbaikan labolatorium pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Jasa Laboratorium (UPTD Lab).

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja antara Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas ESDM Sulsel, berlangsung di Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (DBMBG) Sulsel, (20/11/2025).

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menyampaikan bahwa perbaikan laboratorium tersebut dinilai perlu untuk meningkatkan kualitas layanan dan pendapatan daerah.

“Ada permintaan untuk memperbaiki laboratorium dengan anggaran sebesar Rp6 miliar. Jika laboratorium sudah bagus, tentu pendapatannya juga harus meningkat,” kata Kadir, usai memimpin rapat.

Menurut Kadir, pendapatan UPTD Lab ESDM sebelumnya hanya sekitar Rp400 juta per tahun, namun kini telah naik menjadi Rp2,2 miliar.

Meski begitu, ia menilai masih banyak potensi pendapatan yang bisa dikembangkan, terutama dari layanan uji mineral.

Ia mencontohkan bahwa kegiatan pengeboran mineral yang membutuhkan uji laboratorium dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, ia meminta agar setiap perusahaan yang mengajukan rekomendasi tambang terlebih dahulu melakukan uji laboratorium di fasilitas milik provinsi.

“Karena kita yang mengeluarkan rekomendasi, maka uji laboratoriumnya harus dilakukan di sini. Ini bisa menjadi sumber PAD bagi daerah,” ujarnya.

Terkait proses perizinan tambang seperti di wilayah Gilenci, Kadir menegaskan bahwa semua izin tetap harus melalui tahapan uji laboratorium dan peninjauan lapangan. Luas area dan potensi mineral wajib diverifikasi sebelum izin dikeluarkan.

Selain isu laboratorium, Komisi D juga membahas program pemasangan listrik baru bagi masyarakat kurang mampu. Kadir menjelaskan bahwa bantuan pemasangan tersebut tetap melalui PLN dengan nilai sekitar Rp4,2 juta per rumah.

Ia meminta agar program tersebut dapat menyasar seluruh daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD Sulsel.

“Program ini perlu menjangkau seluruh kabupaten, bukan hanya beberapa wilayah,” terang legislator Golkar Sulsel ini.

DPRD juga mendorong optimalisasi pemasangan lampu tenaga surya, terutama untuk daerah kepulauan dan pegunungan yang belum terjangkau listrik PLN. Satu paket solar home system bernilai sekitar Rp30 juta per rumah.

“Kita minta pemerataan, baik di pulau-pulau maupun kawasan tinggi yang belum dialiri listrik,” bebernya.

Rapat kerja tersebut menegaskan bahwa DPRD dan Dinas ESDM berkomitmen meningkatkan pelayanan energi serta memaksimalkan potensi PAD dari sektor laboratorium dan ketenagalistrikan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...