Kontroversi Muskot Akuatik Makassar, Klub Soroti Pelanggaran AD/ART

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 05 Januari 2026 12:27

Akuatik.
Akuatik.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Organisasi cabang olahraga Akuatik Kota Makassar resmi dinyatakan mengalami dualisme kepengurusan setelah terlaksananya dua Musyawarah Kota (Muskot) dalam waktu berdekatan pada akhir Desember 2025.

Muskot pertama digelar di Hotel Marina Makassar pada 27 Desember 2025. Namun, hasil musyawarah tersebut menuai penolakan dari sejumlah peserta. Penolakan itu diwujudkan dalam bentuk mosi tidak percaya, lantaran pelaksanaan Muskot dinilai melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Federasi Akuatik Indonesia.

Salah satu klub yang menyuarakan keberatan adalah Klub Paotere, klub resmi yang terdaftar dalam database Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia (PB FAI). Klub Paotere menilai pimpinan sidang tidak bersikap netral serta mengabaikan pendapat peserta musyawarah.

“Pimpinan sidang tidak netral. AD/ART seolah dilabrak demi kepentingan calon tertentu,” ungkap perwakilan Klub Paotere.
Selain itu, isu tidak adanya regenerasi kepemimpinan juga mencuat. Mantan Ketua Akuatik Makassar masa bakti 2021–2025 disebut mendorong istrinya untuk maju sebagai calon ketua periode berikutnya, yang dinilai mencederai semangat demokrasi organisasi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan prestasi akuatik, sejumlah klub kemudian melayangkan surat pernyataan mosi tidak percaya kepada KONI Makassar, sekaligus menyelenggarakan Musyawarah Kota kedua.
Muskot kedua dilaksanakan di Kopitiam Makassar pada 29 Desember 2025. Dalam forum tersebut, peserta menyepakati hasil musyawarah versi mereka sebagai langkah korektif atas Muskot sebelumnya.

“Kami butuh pemimpin muda yang punya inovasi dan kepedulian kepada klub, bukan yang memperjuangkan kepentingan pribadi,” tegas Samuel, yang akrab disapa Om Sam, perwakilan dari Klub Paotere.

Ia berharap KONI Makassar dapat bersikap bijaksana dan objektif dalam menyikapi dualisme ini, demi terciptanya pembinaan prestasi akuatik yang lebih baik, transparan, serta berpihak penuh kepada atlet dan klub.

Diketahui, dari dua Muskot tersebut, Harmony dan Queensyah masing-masing ditetapkan sebagai Ketua Akuatik Kota Makassar versi musyawarah yang berbeda.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah19 Agustus 2026 20:27
66 Barisan Pelajar Adu Kekompakan, Bupati Sidrap: Sejak Kecil Harus Punya Mental Juara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 66 juara gerak jalan tingkat kecamatan dari 11 kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjuk...
Daerah19 Agustus 2026 19:23
Kemarau Melanda, Bupati Pinrang Perkuat Pompanisasi untuk Selamatkan Lahan Petani
Pedomanrakyat.com, Makassar – Memastikan lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air di tengah musim kemarau menjadi perhatian Pemerintah Kabu...
Metro19 Agustus 2026 18:24
Aliyah Mustika Ilham: EIRC 2026 Jadi Ruang Positif bagi Anak dan Generasi Muda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi jajaran Squirrel Roller Skate Club di Ruang Rapa...
Nasional19 Agustus 2026 17:28
Wamenhut: Presiden Setujui Penambahan 21.000 Polhut, Integritas Jadi Pondasi Utama
Pedomanrakyat.com, Semarang – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki membuka Pelatihan Pembentukan Polisi Kehutanan (Polhut) Tahun 20...