KPK: Vonis MA Terhadap Sejumlah Koruptor Sangat Mengecewakan, Tak Mencerminkan Keagungan Sebuah Mahkamah

Nhico
Nhico

Sabtu, 12 Maret 2022 20:24

Ilustrasi Koruptor.(F-INT)
Ilustrasi Koruptor.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyebut bahwa Mahkamah Agung (ma) kerap membuat kecewa lembaga anti rasuah dalam menjatuhkan vonis terhadap para koruptor.

Alex mengatakan, pertimbangan majelis hakim ma tidak mencerminkan keagungan sebuah mahkamah,

“Memang beberapa putusan ma terkait perkara yang ditangani ini, ya agak-agak dari sisi kami memang sangat mengecewakan. Terhadap pertimbangan-pertimbangan yang dibuat majelis hakim MA yang rasa-rasanya kok, ya tidak mencerminkan keagungan sebuah mahkamah,” ujar Alex dalam keterangannya, Sabtu (12/3).

Meski demikian, Alex menyatakan patuh dengan setiap putusan yang dijatuhkan MA. Meski kecewa dengan pertimbangan hakim MA, Alex menyebut akan menaati putusan tersebut.

Menurut Alex, biar masyarakat sendiri yang menilai putusan ma itu. “Saya tidak berhak mengomentari putusan hakim. Tetapi biarlah masyarakat sendiri yang memberikan penilaian terhadap putusan hakim tersebut,” kata Alex.

Alex mencontohkan kekecewaan KPK dalam putusan terhadap mantan Menteri Kelauatan dan Perikanan Edhy Prabowo. ma menyunat hukuman Edhy dari 9 menjadi 5 tahun penjara.

Meski vonis ma sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum pada KPK, namun KPK kecewa dengan pertimbangan majelis hakim dalam memangkas hukuman Edhy.

MA dalam pertimbangannya menyebut Edhy telah berbuat baik saat menjadi menteri. Yakni Edhy mencabut peraturan menteri KPK era Susi Pudjiastuti yang melarang ekspor benih benur lobster, dan menggantinya dengan diizinkannya ekspor benur. Tindakan Edhy itu dianggap menyejahterakan nelayan.

“Nah, ini kan sebetulnya sebuah kebijakan, yah, kebijakan menteri yang lalu seperti itu, kebijakan menteri yang sekarang seperti itu. Nah ma ini seolah-olah hakimnya menjudge, menghukum kebijakan yang lalu tuh tidak benar, kan seperti itu, makanya dikoreksi dan dianggap itu sebagai suatu hal yang baik,” kata Alex.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...