KSP Moeldoko Akui Kemampuan AWR Kementan Jangkau Kecamatan

Nhico
Nhico

Jumat, 02 Juli 2021 20:25

KSP Moeldoko Akui Kemampuan AWR Kementan Jangkau Kecamatan

Pedoman Rakyat, Jakarta – Pusat data Agriculture War Room (AWR) milik Kementerian Pertanian (Kementan) diakui Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko untuk menjawab tantangan industri 4.0. Bagi Kementan, teknologi ini bisa untuk melakukan koordinasi dengan lebih dari 5.733 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di seluruh Indonesia selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani).

“Saya kagum dan bangga pada AWR Kementan dan BPP Kostratani yang memanfaatkan teknologi digital. Teknologi ini bisa untuk meningkatkan koordinasi dengan petani dan penyuluh bagi peningkatan produktivitas pertanian,” kata KSP Moeldoko saat audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Kamis (1/7/2021). Dalam kesempatan tersebut, Mentan didampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.

Moeldoko yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menilai AWR dan KostraTani merupakan teknologi tepat sasaran. AWR juga solusi masa kini bagi pengendalian persoalan lapangan dan meningkatkan koordinasi pusat dengan daerah.

“AWR betul-betul war room atau ruang operasi yang bisa mengendalikan persoalan lapangan, merespon keluhan dan sekaligus solusi cepat,” kata Panglima TNI periode 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015 ini.

Moeldoko mengingatkan para petani dan penyuluh memberi masukan secara intensif ke pusat, terhadap jalannya proses pembangunan pertanian di seluruh Indonesia. Pasalnya, hal itu penting untuk dan meningkatkan kesejahteraan petani dan kapasitas penyuluh.

“Persoalan pupuk, benih dan lain-lain saya kira harus kritis juga. Jangan ragu untuk menyampaikan pendapat, karena kalau Kostratani atau AWR tidak dapat laporan, tidak akan tahu apa yang harus diperbaiki. Saya minta teman-teman penyuluh semangat untuk perjuangkan kehidupan petani agar lebih sejahtera,” katanya.

Mentan Syahrul memaparkan tentang inovasi berupa aplikasi Peta Potensi Komoditas Ekspor Pertanian Indonesia/Indonesia Maps of Agricultural Commodities Export (IMACE) yang mempertemukan para pelaku usaha agribisnis dengan petani di sentra komoditas unggulan.

Moeldoko menyatakan dukungan pada semua upaya yang dilakukan jajaran Kementan, bagi penumbuhkembangan seluruh potensi pertanian bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Kita memang harus mengenal konsumen dan produsen, sehingga kita bisa menjadi jembatan. Misalnya, banyak petani yang memproduksi produk berkualitas tapi kesulitan menjualnya. Begitu pula dengan konsumen, banyak yang mencari produk berkualitas tapi tidak tahu di mana. Nah itulah fungsi kita,” kata Moeldoko.

Sementara Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa AWR juga digunakan untuk mengomunikasikan program-program Kementan kepada penyuluh dan petani, termasuk jadwal rutin Mentan Syahrul menyapa petani setiap Jumat dari AWR Kementan ke seluruh KostraTani melalui program Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP).

“Bahkan Mentan bisa langsung menyapa petani setiap Jumat dari AWR ke seluruh Kostratani melalui program MSPP. AWR juga fasilitator atau pengelola data pertanian dari BPP Kostratani. Di saat yang sama, AWR memonitor standing crop tanaman padi di seluruh Indonesia,” kata Dedi Nursyamsi.

Dia menambahkan, dilakukan pula peningkatan kapasitas penyuluh dan petani melalui pelatihan-pelatihan dari AWR ke Kostratani yang dilakukan secara rutin maupun insidental.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...
Nasional16 Juli 2026 20:24
Kementerian Kehutanan Siapkan Forest Heroes Muda Menjaga Masa Depan Hutan
Pedomanrakyat.com, Samarinda – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia...