Lebaran Banyak Minum Minuman Bersoda? Ini Alasan Menghindarinya

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 13 Mei 2021 13:02

Ilustrasi minuman bersoda.
Ilustrasi minuman bersoda.

Pedoman Rakyat, Makassar – Setiap Lebaran tiba, selain makanan bersantan semacam opor, rendang dan gulai, hidangan lain yang wajib adalah minuman soda. Minuman ini memang banyak digemari, karena memiliki rasa yang manis, segar, dan agak menggelitik tenggorokan. Rasanya cocok untuk sebagai minuman pendamping untuk menyantap hidangan khas Hari Raya Idul Fitri.

Namun, di balik rasanya yang enak dan bikin ketagihan, Anda sebaiknya mampu mengendalikan diri untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, minuman soda telah dibuktikan lewat penelitian mampu mengakibatkan beragam dampak buruk bagi kesehatan. Apa saja? Berikut ulasannya dari klikdokter.

Minuman Soda Picu Mutasi Sel

Sebagaimana dikatakan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa minuman soda bisa berperan pada terjadinya mutasi sel di dalam tubuh. Ini artinya, minuman soda mampu meningkatkan terjadinya risiko kanker.

“Hubungan antara minuman soda dan kanker memang masih menjadi perdebatan di kalangan para peneliti dunia. Ada sejumlah studi yang menyebut bahwa konsumsi minuman soda tidak berhubungan dengan kanker kolon (usus besar). Namun di lain pihak, ada pula penelitian lain yang menyatakan bahwa minuman soda mampu menyebabkan terjadinya kanker tersebut,” ujar dr. Sepriani.

Lebih lanjut, dr. Sepri melaporkan bahwa sebuah studi di Singapura yang dimuat dalam jurnal Cancer Epidemiology mendapati bahwa orang-orang yang mengonsumsi minuman ringan mengandung soda (soft drink) lebih dari 2 kali dalam seminggu berisiko mengalami kanker kelenjar pankreas.

Kadar gula yang tinggi dalam minuman soda disinyalir membuat kelenjar pankreas “dipaksa” untuk mengeluarkan insulin guna memproses gula di dalam tubuh. Hal tersebut meningkatkan risiko kanker pankreas.

Kanker Karena Pewarna dalam Minuman Soda?

Selain akibat kandungan gula, zat pewarna yang ada di dalam minuman bersoda juga turut berperan pada terjadinya penyakit berbahaya. Disebutkan bahwa zat pewarna 4-methylimidazole (4-MEI) yang biasanya ada di minuman soda berpotensi menyebabkan kanker.

Sebuah studi yang dipublikasikan lewat jurnal PLoS One itu menyebutkan bahwa zat 4-MEI yang menciptakan warna karamel atau kecokelatan pada minuman ringan mengandung soda (soft drink) dapat memicu kanker darah (leukemia) dan kanker paru.

Studi tersebut menegaskan, semakin gelap warna minuman soda semakin tinggi kadar pewarna 4-MEI di dalamnya. Sehingga, semakin tinggi pula risiko kanker yang bisa diakibatkan olehnya.

Mengetahui adanya temuan-temuan tersebut, Anda sebaiknya mulai membatasi diri dari minuman soda. Akan lebih baik bila Anda mengonsumsi air putih atau jus buah tanpa campuran gula atau zat pemanis lainnya. Jangan sampai setelah Lebaran usai Anda malah terserang penyakit berbahaya, yang bisa menurunkan kualitas hidup sepenuhnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...