Lewat MIF 2024, Pemkot Makassar Kenalkan 3 Proyek Besar

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 26 Juli 2024 13:42

Danny Pomanto.
Danny Pomanto.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, memperkenalkan tiga proyek besar dengan nilai total Rp 20 triliun kepada para investor dalam acara Makassar Investment Forum (MIF) 2024.

Acara ini merupakan bagian dari Makassar International Eight Festival and Forum (F8 Makassar). Danny mengungkapkan, ketiga proyek tersebut meliputi pembangunan jalan tol, ducting sharing, dan sistem metro kapsul.

“Hampir sekitar Rp 20 triliun, yakni jalan tol, ducting sharing, dan metro kapsul,” kata Danny usai membuka MIF 2024 di Hotel The Rinra, Makassar, Kamis (25/7/2024).

MIF 2024 diikuti oleh 13 negara, meskipun dua negara mundur karena alasan politik. “Alhamdulillah kali ini Makassar Investment Forum 13 negara, jadi ada perkembangan yang luar biasa. Bahkan sebenarnya 15 negara, tapi 2 mundur karena politik,” tuturnya.

Danny menekankan bahwa forum ini memberikan kesempatan tidak hanya bagi Makassar tetapi juga untuk kota dan kabupaten lain di Indonesia Timur untuk menjalin kerja sama internasional.

“Tentunya investment forum bukan hanya sekadar urusan Makassar karena kita juga membuka diri untuk menjadi jembatan bagi teman-teman kota kabupaten bukan hanya Sulawesi Selatan, Indonesia Timur,” jelas Danny.

Danny yakin bahwa investasi ini akan memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian kota.

“Nah itu artinya bahwa kalau ada investasi masuk, maka kita dapat booster lagi untuk pemutaran uang yang kemudian akan masuk ke dalam kekuatan pendapatan kita,” imbuhnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa proyek-proyek yang ditawarkan meliputi tol layang lingkar dalam, sistem ducting berbagi, dan metro kapsul.

“Sudah ada beberapa negara yang paling banyak minat itu dari Jepang, Singapura, dan mudah-mudahan setelah Pak Wali

melakukan one on one meeting dengan beberapa negara tersebut,” ungkap Helmy kepada wartawan.

Helmy juga menyoroti bahwa proyek-proyek ini memerlukan perhitungan matang terkait inflasi dan nilai tukar.

“Tentu karena berhitung dengan nilai saat ini karena projectnya itu tidak bisa jalan dalam waktu dekat, tentu nilainya akan semakin besar. Tergantung dengan nilai inflasi maupun nilai tukar kurs kita ke dollar,” imbuhnya.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...