Lewat Program Ibu Berdaya, TP PKK Makassar Buka Peluang UMKM Perempuan Naik Kelas dengan AI

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 11 Agustus 2026 23:26

TP PKK Kota Makassar.
TP PKK Kota Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – TP PKK Kota Makassar terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan, khususnya pelaku UMKM, melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “Ibu Berdaya: Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk UMKM Perempuan” dengan tema “Belajar AI Praktis untuk Promosi, Kreativitas, dan Pengembangan Usaha.”

Kegiatan yang merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar ini berlangsung di Auditorium Gedung TP PKK Kota Makassar, 10–14 Agustus 2026 dan ditayangkan langsung melalui youtube TPFIPUNM.

Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi TP PKK Kota Makassar bersama BASAibu Wiki-Sulsel dan Lab Teknologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sambutan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri yang dibacakan Sekretaris TP PKK, Faridah Kadir mengatakan pelatihan ini bertujuan membekali para pelaku UMKM perempuan dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menggunakan AI.

Lanjutnya, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kreativitas, memperluas promosi, hingga mengembangkan usaha secara lebih efektif.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan literasi AI dan digital, membuat konten promosi dengan AI, desain digital untuk UMKM, serta strategi pemasaran yang lebih kreatif. Kami ingin ibu-ibu tidak hanya mengenal AI, tetapi bisa langsung memanfaatkannya untuk usaha,” ujarnya.

Katanya, pelatihan ini bukan hanya memperkenalkan teknologi AI, tetapi memastikan teknologi tersebut benar-benar dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha.

“Pelatihan ini, para peserta diarahkan memanfaatkan AI untuk pekerjaan yang selama ini dianggap sulit, seperti membuat ide promosi, menulis caption, menyusun materi pemasaran, hingga menghasilkan desain yang lebih menarik,” ujarnya.

Sementara itu, Pokja II TP PKK Kota Makassar, Dra. Andi Indrawaty menambahkan, metode praktik langsung dipilih karena sebagian besar peserta merupakan ibu-ibu pelaku UMKM yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital dalam menjalankan usahanya. Dengan praktik, peserta dapat langsung mencoba setiap tahapan dan memahami bagaimana AI bekerja sesuai dengan kebutuhan produk yang mereka miliki.

“Kalau hanya diberikan materi, mungkin ibu-ibu masih bingung. Jadi kita langsung praktik. Hari ini ibu-ibu belajar, langsung pegang dan mencoba sendiri. Kita ingin yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, yang tadinya tidak bisa menjadi bisa,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak seharusnya menjadi hambatan bagi perempuan pelaku UMKM. Justru, dengan pendampingan yang tepat, teknologi dapat menjadi alat yang memudahkan pekerjaan dan membantu pelaku usaha menghemat waktu, menemukan ide baru, serta membuat promosi yang lebih menarik tanpa harus memiliki kemampuan desain atau pemasaran yang tinggi.

“Jangan takut dengan AI. AI ini bukan untuk menggantikan ibu-ibu dalam berusaha, tetapi membantu ibu-ibu. Misalnya mau membuat promosi, bingung menulis apa, kita bisa minta bantuan AI. Mau membuat desain, mencari ide konten, semuanya bisa kita pelajari,” jelasnya.

Ia berharap, pelatihan tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk semakin melek digital dan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Dengan kemampuan yang diperoleh, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara mandiri untuk memperbaiki kualitas produk, memperkuat promosi, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.

Dalam pelaksanaannya, setiap angkatan mendapatkan materi dan praktik langsung selama dua hari. Salah satu pemateri utama, Maenuddin Bustanil Syah, S.Pd., M.Pd., Dosen Teknologi Pendidikan, memberikan materi mengenai penyusunan prompt AI untuk meningkatkan kapasitas UMKM. Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai konsep AI, tetapi juga diarahkan untuk mencoba menyusun perintah yang tepat agar teknologi tersebut dapat menghasilkan keluaran sesuai kebutuhan usaha.

Maenuddin menjelaskan, kemampuan menyusun prompt menjadi salah satu keterampilan penting dalam pemanfaatan AI. Dengan instruksi yang jelas dan spesifik, pelaku UMKM dapat menggunakan AI untuk membantu menyusun ide konten, membuat narasi promosi, menentukan konsep desain, mengenali target pasar, hingga mengembangkan strategi pemasaran. Pendekatan praktik tersebut diharapkan membuat peserta lebih percaya diri menggunakan teknologi AI dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Kolaborasi dengan BASAibu Wiki-Sulsel dan Lab Teknologi Fakultas Ilmu Pendidikan UNM turut membantu pelaku UMKM perempuan memahami dan mempraktikkan pemanfaatan AI secara langsung. Peserta dibimbing menggunakan AI untuk mencari ide konten, menyusun prompt, membuat materi promosi, mendesain produk, hingga mengembangkan strategi pemasaran yang lebih kreatif dan efektif.

Melalui metode praktik langsung, peserta diharapkan mampu menerapkan teknologi AI dalam kegiatan usaha sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan kreativitas, kualitas promosi, dan daya saing produk UMKM.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga04 Oktober 2026 10:08
IPSI Makassar Matangkan Persiapan 19 Atlet, Siap Turun di Enam Kategori dan Bidik 10 Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porpr...
Olahraga04 Oktober 2026 09:19
Ketua IKASI Fuad Azis Puji Dukungan KONI Makassar, Target Medali Porprov 2026 Dinaikkan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dukungan KONI Kota Makassar menjadi salah satu penopang persiapan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Makassar men...
Metro04 Oktober 2026 08:48
Buka FIN Expo 2026, Wagub Fatmawati Ajak Masyarakat Akses Layanan Keuangan Legal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan l...
Metro04 Oktober 2026 07:37
Padel Jadi Cabor Ekshibisi di Porprov 2026, PBPI Makassar Fokus Pembinaan Atlet
Pedomanrakyat.com, Makassar – Olahraga padel yang semakin populer di Kota Makassar belum masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan secara r...