Luar Biasa, Dokter Ahli Bedah AS Cangkok Jantung Babi ke Manusia

Nhico
Nhico

Selasa, 11 Januari 2022 14:16

Ilustrasi Cangkok Jantung Babi ke Manusia.(F-Int)
Ilustrasi Cangkok Jantung Babi ke Manusia.(F-Int)

Pedoman Rakyat, Makassar – Dokter ahli bedah AS berhasil melakukan cangkok jantung dari babi yang dimodifikasi secara genetik pada seorang pria berusia 57 tahun.

Prosedur medis ini diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan kronis donor organ.

Prosedur “bersejarah” itu terjadi pada Jumat, menurut Fakultas Kedokteran Universitas Maryland dalam sebuah pernyataan pada Senin.

Walaupun prognosis pasien jauh dari pasti, ini merupakan tonggak utama bagi transplantasi hewan ke manusia.

Pasien, David Bennett, sebelumnya dianggap tidak memenuhi syarat untuk transplantasi, keputusan yang sering diambil ketika penerima memiliki kesehatan dasar yang sangat buruk.

Bennet sekarang dalam pemulihan dan terus dipantau untuk menentukan bagaimana kinerja organ baru tersebut.

“Baiknya mati atau melakukan transplantasi ini. Saya ingin hidup,” jelas Bennet sehari sebelum operasi, dikutip dari AFP, Selasa (11/1).

Bennett menghabiskan beberapa bulan terakhir terbaring di tempat tidur dan bergantung pada mesin bypass jantung-paru.

“Saya berharap untuk bangun dari tempat tidur setelah saya pulih.”

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memberikan izin darurat untuk operasi pada Malam Tahun Baru, sebagai upaya terakhir untuk pasien yang tidak cocok untuk cangkok konvensional.

“Ini adalah operasi terobosan dan membawa kita selangkah lebih dekat untuk memecahkan krisis kekurangan organ,” jelas Bartley Griffith, yang melakukan transplantasi jantung babi.

“Kami melanjutkan dengan hati-hati, tetapi kami juga optimis bahwa operasi pertama di dunia ini akan memberikan pilihan baru yang penting bagi pasien di masa depan.”

Muhammad Mohiuddin, yang ikut mendirikan program xenotransplantasi jantung universitas tersebut, menambahkan bahwa operasi tersebut merupakan puncak dari bertahun-tahun penelitian, yang melibatkan transplantasi babi ke babon, dengan waktu bertahan hidup yang melebihi sembilan bulan.

“Prosedur yang berhasil memberikan informasi berharga untuk membantu komunitas medis meningkatkan metode yang berpotensi menyelamatkan jiwa ini pada pasien di masa depan,” jelasnya.

Sekitar 110.000 orang Amerika saat ini sedang menunggu transplantasi organ, dan lebih dari 6.000 pasien meninggal setiap tahun sebelum mendapatkannya, menurut data resmi.

Untuk memenuhi permintaan, para dokter telah lama tertarik pada xenotransplantasi, atau donasi organ lintas spesies, dengan eksperimen yang ditelusuri kembali ke abad ke-17.

Penelitian awal berfokus pada pengambilan organ dari primata — misalnya, jantung babon ditransplantasikan ke bayi baru lahir yang dikenal sebagai “Baby Fae” pada tahun 1984, tetapi ia bertahan hanya 20 hari.

Saat ini, katup jantung babi banyak digunakan pada manusia, dan kulit babi dicangkokkan pada manusia yang menjadi korban luka bakar.

Babi menjadi donor yang ideal karena ukurannya, pertumbuhannya yang cepat dan jumlah anak yang banyak, dan fakta bahwa mereka telah dibesarkan sebagai sumber makanan.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal16 Januari 2022 22:46
Kodong! 2 Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Anging Mammiri Makassar Belum Ditemukan hingga Malam
Pedoman Rakyat, Makassar- Dua bocah yang hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Anging Mammiri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, hingga saat...
Daerah16 Januari 2022 21:51
RSUD Bantaeng Sudah Terapkan Metode ERACS, Proses Persalinan ala Nagita Slavina
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Artis papan atas, Nagita Slavina melahirkan putra keduanya dengan persalinan sesar. Dua jam setelah persalinan, Nagit...
Daerah16 Januari 2022 21:45
Pangkep Tuan Rumah Rakerwil Lazismu se Sulsel
Pedoman Rakyat, Pangkep – Pangkep menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja wilayah(Rakerwil) Lazismu se-Sulawesi Selatan. Rakerwil Lasizmu b...
Nasional16 Januari 2022 20:24
Akademisi Ubedillah Badrun Dilaporkan Balik Pendukung Jokowi, Netizen: Banyak Penjilat yang Ngaku Aktivis 98
Pedoman Rakyat, Makassar- Nama Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, kembali ramai diperbincangkan warganet yang ada di twiter....