Mahfud Sebut Banyak Penyusup yang Melemahkan Lembaga Pemerintahan

Nhico
Nhico

Minggu, 11 Juni 2023 12:17

Mahfud Sebut Banyak Penyusup yang Melemahkan Lembaga Pemerintahan

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menko Polhukam Mahfud Md menyebutkan banyak penyusup di kementerian/lembaga saat ini.

Penyusup itu, menurut dia, berniat untuk melemahkan pemerintah.

“Di berbagai struktur lembaga pemerintahan sekarang, banyak penyusup-penyusup yang justru melemahkan, bukan menguatkan,” kata Mahfud di HUT Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Minggu (11/6/2023).

Mahfud tidak menjelaskan siapa penyusup yang dimaksud dan bagaimana modusnya dalam melemahkan pemerintah.

Dia meminta semua pihak waspada.

“Jangan kita terlena dan menutup mata dengan upaya pelemahan struktur dari dalam. Sekali lagi, jangan kita terlena dan menutup mata dengan upaya pelemahan struktur dari dalam,” tegasnya.

Mahfud juga meminta agar setiap proses seleksi atau rekrutmen pejabat-pejabat publik diperketat.

Mahfud memerintahkan jangan sampai ada pejabat publik yang diterima karena hasil pesanan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah03 Februari 2026 17:16
Temui Kemensos, Bupati Irwan Usulkan Lahan Sekolah Rakyat untuk Warga Pinrang
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional sebagai upay...
Metro03 Februari 2026 16:26
Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi “Cicu” Ikuti Arahan Presiden Prabowo di Rakornas 2026
Pedomanrakyat.com, Bogor – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Sub...
Nasional03 Februari 2026 15:36
Wasekjen PSI: Jokowi Ibarat Messi Tanpa Piala Dunia
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) Andi Saiful Haq membandingkan...
Politik03 Februari 2026 14:15
Sejumlah Kader Parpol Gabung PSI, Bestari Barus: 15 Sampai 20 Lagi akan Bergabung
Pedomanrakyat.com, Jakarta –Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus menyampaikan kemungkinan adanya 15 hi...