Makan Makanan Pedas Bisa Memperpanjang Usia? Ini Penjelasannya

Nhico
Nhico

Selasa, 09 April 2024 13:57

Ilustrasi Makanan Pedas.(F-INT)
Ilustrasi Makanan Pedas.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Jika kamu menyukai makanan pedas, ada kabar baik untukmu.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ada bahan tertentu dalam makanan pedas yang mungkin bisa meningkatkan angka harapan hidup seseorang.

University of Vermont melakukan penelitian pada tahun 2017 yang dipublikasikan di PLOS One Journal dan mempelajari 16 ribu orang selama 23 tahun.

Mereka menyimpulkan bahwa individu yang makan cabai dalam jumlah sedikit sebenarnya jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menderita serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang tidak makan cabai sama sekali.

Melansir Your Tango, penelitian ini melibatkan siapa saja yang makan cabai dalam jumlah berapa pun dalam sebulan, kecuali cabai bubuk.

Namun, belum ada data langsung apakah makan lebih banyak cabai akan menghasilkan kesehatan yang lebih baik.

“Cabai memiliki banyak manfaat untuk memperpanjang hidup dan dapat digunakan dalam banyak masakan,” kata Dr. Philip Goglia.

Capcaisin yang terdapat pada cabai telah terbukti melalui penelitian sebelumnya memiliki sifat antibakteri, antikarsinogenik, dan antidiabetes.

Selain itu, capcaisin dapat menurunkan kadar kolesterol pada individu yang mengalami obesitas.

Philip juga menyatakan bahwa makanan dengan capcaisin juga mengandung vitamin C dan kaya akan mineral yang sangat dibutuhkan seperti magnesium, zat besi, dan potasium.

Sebuah penelitian di Tiongkok menemukan bahwa orang yang makan makanan pedas enam atau tujuh kali seminggu memiliki risiko kematian akibat kanker atau penyakit jantung yang lebih rendah.

Capcaisin sering digunakan sebagai pereda nyeri topikal dan dikaitkan dengan peningkatan pembakaran lemak, membantu melawan infeksi, dan menstimulasi ginjal, paru-paru, dan juga jantung.

Capcaisin sendiri juga telah terbukti mampu mengaktifkan reseptor sel di lapisan dalam usus untuk menciptakan reaksi yang bisa menurunkan risiko pertumbuhan tumor dengan mematikan reseptor yang over-reaktif. Aktivasi reseptor ini juga berperan mencegah obesitas dari dalam tubuh.

Meski sudah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat makanan pedas untuk kesehatan, peneliti mengingatkan bahwa penelitian-penelitian tersebut masih bersifat pengamatan dan masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Juli 2026 17:29
Bupati Irwan Lepas 19 Peserta Sekolah Rakyat, Titip Harapan bagi Masa Depan Generasi Pinrang
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu jalan bagi anak-anak Kabupaten Pinrang untuk memperoleh pendidikan...
Olahraga13 Juli 2026 16:30
Bidik 200 Medali Emas, KONI Makassar Berangkatkan Sekitar 850 Atlet ke Porprov Sulsel 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menargetkan perolehan 200 medali emas pada Pekan Olahraga ...
Daerah13 Juli 2026 15:36
Tinjau MPLS, Wali Kota Tasming Hamid Ingatkan Siswa Baru Sarapan agar Lebih Fokus Belajar
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Tasming Hamid, memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota...
Metro13 Juli 2026 15:20
Pantau MPLS 2026, Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai hari pertama masuk sekolah atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPL...