Makassar Ditetapkan Sebagai Kota Kreatif di Indonesia oleh Kemenparekraf RI

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 18 Oktober 2023 10:19

Makassar Ditetapkan Sebagai Kota Kreatif di Indonesia oleh Kemenparekraf RI

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali melaksanakan rangkaian event dan salah satu program unggulan.

Yakni, program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif 2023 (Kata Kreatif 2023).

KaTa Kreatif merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf/Baperekraf untuk menggali, mengelola, dan menumbuh kembangkan kreativitas dan potensi lokal Kabupaten/Kota di Indonesia.

Di tahun 2023, ada 78 kabupaten/kota yang telah mendaftar, dan sekitar 23 kabupaten/kota yang telah mengikuti uji petik, salah satunya adalah Kota Makassar.

Setelah melakukan Pengisian Borang Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif dan mengirimkan videonya, Kota Makassar berhasil meraih prestasi dengan ditetapkannya sebagai KaTa Kreatif 2023 dengan Sub Sektor Unggulan Kuliner di Indonesia.

Kabar gembira ini diumumkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno.

Di dampingi oleh PLT Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreati, Ibu Oneng Setya Harini di Weekly Brief with Sandi Uno 2023 disaksikan langsung , Tim Penilai Pengembangan Kata Kreatif, Bapak Luhur Fajar Martha dan Ibu Ramalis Sobandi

“Selamat Kota Makassar, kota makan enak” ucap Pak Sandiaga Uno

Ada 5 Kabupaten/Kota yang ditetapkan menjadi KaTa Kreatif Indonesia yaitu Kota Makassar dengan Sub Sektor unggulan Kuliner, Kabupaten Banyumas dengan Sub Sektor Unggulan Seni Pertunjukan.

Kabupaten Batang dengan Sub Sektor Unggulan Kriya, Kota Pangkalpinang dengan Sub Sektor Unggulan Kuliner dan Kabupaten Sleman dengan Sub Sektor Unggulan Film Animasi dan Video. Serta Kabupaten Garut untuk kategori video terbaik tahun 2023.

Ada beberapa program yang dilaksanakan sepanjang rangkaian KaTa Kreatif 2023. Program yang pertama adalah Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Indonesia (PMK3I), yaitu proses identifikasi potensi ekosistem ekonomi kreatif pada kabupaten/kota secara bottom-up melalui mekanisme pengisian borang dan uji petik.

Nantinya, aktor, akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media (ABCGM) berperan aktif menentukan subsektor ekraf unggulan.

Kemudian ada Baper Ruang Kreatif (Bantuan Pemerintah) yang diberikan dalam bentuk barang sebagai stimulan untuk memfasilitasi ruang kreatif para pelaku ekraf, pemerintah daerah, serta lembaga adat yang merupakan bagian dari Ekosistem KaTa Kreatif Indonesia.

Ketiga ada Klaster Kreatif, program yang dilakukan untuk memperkuat kewirausahaan serta meningkatkan nilai tambah, lapangan kerja, dan investasi.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 April 2026 22:28
Jelang P2P 2026, Bawaslu Sulsel Kuatkan Gerakan Pengawasan Partisipatif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin pengawasan partisipatif, mela...
Daerah22 April 2026 21:29
Bupati Syaharuddin Alrif di Tudang Sipulung, Target 1 Juta Ton Gabah Jadi Komitmen Bersama
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tudang sipulung mempersiapkan musim tanam (MT) II gun...
Metro22 April 2026 20:30
Wawali Makassar Terima Audiensi PJPH Sulsel, Perkuat Ekosistem Halal dan UMKM Naik Kelas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi bersama Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal...
Nasional22 April 2026 19:33
Indonesia Perkuat Kolaborasi Kelola Hutan dan Perubahan Iklim Tingkat Regional Dalam 22nd AWG-FCC Meeting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia turut aktif menghadiri Pertemuan ke-22 Kelompok Kerja ASEAN tentang Hutan dan Perubahan Iklim (The 22nd A...