Maros Jadi Kota Wakaf, Satu-satunya di Sulawesi

Nhico
Nhico

Senin, 25 Agustus 2025 13:17

Maros Jadi Kota Wakaf, Satu-satunya di Sulawesi

Pedomanrakyat.com, Maros – Kabupaten Maros ditetapkan sebagai Kota Wakaf 2025 oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Maros menjadi salah satu dari 10 daerah di Indonesia yang terpilih.

Selain Maros, ada Kabupaten Cianjur, Cirebon, Kendal, Indramayu, Kulon Progo, serta Kota Semarang, Surabaya, Ambon, dan Mataram.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan rasa syukur atas penetapan tersebut. Satu-satunya ri Sulawesi.

Ia menyebut Maros memenuhi indikator dan kesiapan sebagai daerah percontohan gerakan wakaf produktif.

“Ini tentu berkat dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, Badan Wakaf Indonesia (BWI), hingga masyarakat,” katanya, Minggu, 24 Agustus 2025.

Chaidir menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat Maros layak menjadi Kota Wakaf.

Pertama, adanya dukungan regulasi dari pemerintah daerah.

Kedua, ketersediaan nazhir yang kompeten.

Ketiga, potensi wakaf yang bisa didayagunakan secara produktif.

“Selain itu, komitmen pemerintah juga kuat dalam mendukung gerakan wakaf menuju Indonesia Berwakaf,” tambahnya.

Menurutnya, indikator penilaian Kota Wakaf meliputi minimal 25 persen tanah wakaf memiliki dokumen lengkap dan tidak bersengketa.

Selain itu, harus ada titik wakaf yang dimanfaatkan secara produktif.

Indikator lain yakni keberadaan nazhir bersertifikat SKKNI, adanya praktik wakaf uang, kegiatan literasi wakaf, serta peran aktif BWI daerah.

“Yang tidak kalah penting adalah adanya kolaborasi lintas stakeholder melalui tim kerja Kota Wakaf,” jelas Chaidir.

Ketua BWI Maros, Said Patombongi, menyebutkan sejumlah program wakaf produktif sudah berjalan di daerah ini.

Di antaranya percepatan sertifikasi tanah wakaf dan program wakaf uang bagi calon pengantin.

“Selain itu, ada usaha rintisan berupa pengadaan air bersih untuk masyarakat pesisir, sawah produktif, hingga motor sebagai sarana ekonomi warga,” ujarnya.

Said menegaskan, karakteristik Kota Wakaf yang dibangun di Maros bersifat kolaboratif, partisipatoris, dan integratif.

“Kami di BWI bersama pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong wakaf sebagai instrumen kesejahteraan masyarakat,” tegas. mantan Ketua Baznas Kabupaten Maros itu.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Juni 2026 23:39
Wabup Pinrang Ajak Perantau Batulappa Jadi Motor Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Keberadaan masyarakat Kabupaten Pinrang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ke...
Metro29 Juni 2026 23:20
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makas...
Metro29 Juni 2026 22:33
Siswa Tak Lolos SMP Negeri Tetap Bisa Sekolah Gratis di SMP Swasta, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena ti...
Metro29 Juni 2026 21:28
HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Skrining Mandiri TBC
Pedomanrakyat.com, Makassar – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tidak hanya...