Masuk Tiga Besar di Sulawesi, Lutim Perkuat Posisi sebagai Daerah Unggul Jasa Konstruksi

Nhico
Nhico

Selasa, 23 Juni 2026 14:47

Masuk Tiga Besar di Sulawesi, Lutim Perkuat Posisi sebagai Daerah Unggul Jasa Konstruksi

Pedomanrakyat.com, Lutim – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor jasa konstruksi kembali mendapat pengakuan.

Bahkan, Luwu Timur kini tercatat sebagai salah satu daerah dengan kinerja jasa konstruksi terbaik yang masuk dalam tiga besar di Sulawesi.

Pengakuan tersebut disampaikan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Afandi Andi Basri, saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Sertifikasi Petugas K3 Konstruksi, Supervisor K3 Konstruksi, dan Ahli Muda K3 Konstruksi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur di Wisma Trans, Malili, Selasa (23/06/2026).

Menurut Afandi, capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi sekaligus membangun budaya keselamatan kerja pada setiap proyek pembangunan.

“Luwu Timur membuktikan diri sebagai salah satu daerah dengan kinerja jasa konstruksi terbaik yang masuk dalam tiga besar di Sulawesi. K3 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah kegiatan konstruksi, dan Luwu Timur sudah membuktikan komitmennya karena hampir setiap kegiatan selalu disertai pelatihan K3 konstruksi,” ungkap Afandi.

Sebagai bentuk keberlanjutan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Bimtek dan Uji Sertifikasi K3 Konstruksi yang diikuti 115 peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Bimtek dan uji kompetensi ini dilaksanakan selama enam hari, terdiri dari empat hari pembelajaran luring dan dua hari daring.

Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setdakab Luwu Timur, Indra Fawzi saat membuka kegiatan mengatakan, pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap keselamatan pekerja dan masyarakat.

“Konstruksi bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan pekerja dan masyarakat umum. Dengan adanya kesadaran keselamatan yang tinggi, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Indra.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi merupakan investasi penting untuk melahirkan tenaga konstruksi yang profesional, produktif, dan mampu menerapkan budaya keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan.

Turut hadir Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, H. Nihaya, Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Luwu Timur, Tri Askari Yulianto, para asesor, pengawas, serta panitia dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

 Komentar

Berita Terbaru
Edukasi09 Oktober 2026 12:00
Sekolah Islam Athirah Buka PPDB 2027/2028, Siapkan 1.188 Kursi dan Diskon untuk 423 Pendaftar Pertama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekolah Islam Athirah menyiapkan 1.188 kursi untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2027/2028. Ju...
Daerah08 Oktober 2026 23:23
Bawa 314 Kontingen di Porprov XVIII, Bupati Syaharuddin Alrif Targetkan Sidrap Tembus 10 Besar
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Sy...
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...