Megawati Cerita Alasan Tak Punya HP: Everybody Wants to Know Me!

Nhico
Nhico

Sabtu, 01 November 2025 16:35

Megawati Cerita Alasan Tak Punya HP: Everybody Wants to Know Me!

Pedomanrakyat.com, Blitar – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bercerita soal alasannya tak memiliki handphone (HP) hingga saat ini. Megawati mengatakan dirinya adalah sosok yang banyak dicari dan banyak orang ingin tahu tentang dirinya.

Hal itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam seminar internasional peringatan ke-70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Perpustakaan Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2025). Awalnya, Megawati menyinggung kebiasaan banyak orang yang lebih fokus pada ponsel mereka, bahkan di momen-momen penting.

“Untuk apa kalian datang, hah? Kalau ininya nggak dipakai untuk mendengarkan sesuatu yang menurut saya sangat berarti. Hanya nampang? Sorry for my friend, this is not for you, this is for my people. Juga kalian boleh ngomong, sekarang juga di luar negeri banyak yang begitu. Orang serius tidak banyak lagi,” kata Megawati.

Megawati kemudian mengaku sempat berpikir perlu ada aturan mengenai penggunaan HP. Ia menegaskan alasan dirinya tidak memiliki HP adalah banyak orang ingin mengetahui tentang dirinya, sementara tidak semua orang memiliki niat baik.

“Saya selalu pikir, ada UU buat HP. I don’t have HP because, do you know why? Karena saya orang yang dicari. Do you understand what I mean? Everybody wants to know me, but not everybody is a good person. Do you understand? Jadi saya nggak punya HP, nggak. Kalau orang bilang ngintel, intel, or spying,” ujarnya.

Sebagai informasi, seminar internasional dalam rangka peringatan ke-70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) ini mengusung tema ‘Bung Karno in a Global History: Commemorative Seminar of the 70th Anniversary of the 1955 Bandung Asian-African Conference’.

Megawati sudah tiba di Kota Blitar pada Jumat (30/10). Para delegasi dari berbagai negara di Asia dan Afrika yang menjadi peserta seminar lebih dulu berziarah ke makam Presiden pertama RI, Sukarno. Mereka berdoa dan menabur bunga di makam Bung Karno.

Setelah itu, para delegasi memasuki Perpustakaan Bung Karno untuk melihat sejarah perjalanan hidup sang proklamato

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...