Menko Perekonomian: Pertanian Terbukti Mampu Menjaga Iklim Ekonomi Nasional

Nhico
Nhico

Selasa, 21 Desember 2021 16:41

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, menyebut Pertanian Terbukti Mampu Menjaga Iklim Ekonomi Nasional.(F-Int)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, menyebut Pertanian Terbukti Mampu Menjaga Iklim Ekonomi Nasional.(F-Int)

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengapresiasi kekuatan sektor pertanian dalam menjaga iklim ekonomi nasional yang tetap stabil, meski saat ini Indonesia dihadapkan pada varian Omicron Covid 19. Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam Seminar Nasional Outlook Pertanian Indonesia 2022 dan Launching Buku Kisah Inspiratif Alumni FP UNS yang digelar, Selasa, 21 Desember 2021.

“Kita melihat sektor pertanian selalu menjadi sektor yang mampu bertahan sebagai penyangga perekonomian dalam berbagai krisis baik 98, 2008, maupun krisis covid ini. Dan pertanian itu mampu konsisten positif dengan nilai tukar petani sebesar 107,18 di November 2021 dan tentu inflasi pada makanan tetap terjaga di kisaran 3 persen,” katanya.

Airlangga mengatakan, sektor pertanian juga berkontribusi positif pada neraca dagang nasional, dimana ekspor pada tahun ini, jika dihitung berdasarkan kumulatif meningkat sebesar 4,03 persen. Menurutnya, ekspor tersebut berkontribusi 1,83 persen dari total ekspor Indonesia di periode Januari-November 2021.

“Saat ini pemerintah juga terus meningkatkan prouksi pangan yang berkualitas dan aman yang didukung oleh lingkungan yang kondusif, stabilitas, akses pangan, perbaikan irigasi efisiensi distribusi pangan, bantuan pangan bagi rumah tangga rawan pangan,” katanya.

Ke depan, Airlangga berharap, pengembangan pertanian yang berkelanjutan dapat dilakukan secara terintegrasi dari hulu sampai hilir. Selain itu sektor pertanan juga dapat mendorong hadirnya korporasi petani untuk meningkatkan daya saing komoditas pertanian.

“Dengan begitu kebutuhan dalam negeri kita dapat dipenuhi secara baik dan kita bisa mempersiapkan ekspor untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memyampaikan bahwa tantangan pembangunan sektor pertanian di masa yang akan datang akan jauh lebih berat apabila dibandingkan dengan tantangan tahun ini. Menurutnya, tantangan di tahun depan bisa lebih parah karena hadirnya varian baru Covid 19.

“Saya lebih baik menyatakan bahwa tantangan besok itu jauh lebih berat daripada tantangan tahun ini. Kenapa? karena besok kita masih menghadapi dampak dari covid yang luar biasa secara global semua sektor merangkak turun dan menuju kepada langkah-langkah recovery yang belum tentu selesai secara singkat,” katanya.

Namun, Mentan mengaku optimis bahwa sektor pertanian akan mampu tumbuh positif karena selama dua tahun terakhir, sektor pertanian telah membuktikan diri mampu mengawal ekonomi nasional tetap tumbuh meyakinkan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...