Mentan SYL Dorong Pengembangan Integrated Farming di Bogor

Nhico
Nhico

Rabu, 18 Januari 2023 16:14

Mentan SYL Dorong Pengembangan Integrated Farming di Bogor

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan pertanian terpadu (integrated farming) dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah usaha tani.

Ini dapat diwujudkan salah satu dengan mengoptimalkan eksistensi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), seperti yang dilakukan P4S Swen Inovasi Mandiri di Bogor.

“Ibu Sri adalah contoh orang yang bisa memanfaatkan segala kemampuan dan ilmunya dengan ketekunan yang kuat dengan mengembangkan integrated farming dilahan seluas 1500 m² dengan pengelolaan yang efektif,” kata Mentan Syahrul saat meninjau integrated farming yang dikelola P4S Swen Inovasi Mandiri di Ciomas, Bogor usai menghadiri pelantikan Rektor IPB periode 2023-2028, Rabu(18/1/23).

Ia meminta agar kawasan integrated farming P4S Swen Inovasi Mandiri Bogor bisa dikembangkan di daerah lain melalui peningkatan peran program P4S pada petani dan penyuluh. Ini mampu menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti yang barusan kita tinjau, di lahan yang tidak terlalu luas, bisa dijadikan lahan pertanian yang efektif. Ada tanaman pangan, ada ayam, ada sapi, ada domba, lele dan lainnya. Bahkan semua bisa dimanfaatkan dengan baik seperti kotoran ternak untuk pemanfaatan biogas,” ucap SYL.

Mentan SYL menambahkan terjun dan mengurus sektor pertanian tidak ada ruginya bahkan mampu memberikan hasil yang luar biasa saat diurus secara serius. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian juga terus meningkatkan SDM pertanian untuk mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan dan tantangan yang ada.

“Kita bisa lihat, disini mulai dari in farm hingga off farmnya ada. Dari domba, selain daging dan kotoran, bulunya pun dimanfaatkan dengan baik diproses dan diolah menjadi karpet yang mewah yang bisa dijual,” tandasnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kemetan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan P4S merupakan lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok.

P4S diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian, yaitu dalam bentuk pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat di wilayahnya.

“Melalui pelatihan yang kita laksanakan, diharapkan akan muncul para generasi petani yang mampu terus menerus berkreativitas untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi. Sehingga muncul banyak pemuda tani atau petani milenial yang kreatif dan inovatif,” terang Dedi.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...