Pedomanrakyat.com, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng menghadiri temu lapang uji terap budidaya padi pertanian modern sistem Arkansas yang berlangsung di Lajaroko, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Rabu (28/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan benih diseminasi padi sebanyak 8.550 kilogram dari BRMP Provinsi Sulawesi Selatan kepada kelompok tani Sipurio, Tonrong Lapokko, dan Seppae. Selain itu, dilaksanakan panen perdana menggunakan mesin combine harvester bersama Badan Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dan Kelompok Tani Karunia.
Kepala Pusat Perakitan Pangan Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung terwujudnya kawasan mandiri benih padi di Kabupaten Soppeng. Menurutnya, modernisasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan berkurangnya tenaga kerja, meningkatnya biaya produksi, perubahan iklim, serta tuntutan daya saing.
Baca Juga :
Ia juga memaparkan bahwa produksi beras nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 34,7–34,8 juta ton, meningkat sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara di Sulawesi Selatan, produksi gabah kering giling tercatat 5,4 juta ton, naik 12,05 persen, dengan produksi beras konsumsi sekitar 3,1 juta ton.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan potensi utama Kabupaten Soppeng yang harus terus dikembangkan melalui inovasi dan teknologi. Penerapan sistem Arkansas diawali dengan pembentukan Brigade Pangan sebagai wadah penguatan kapasitas petani.
“Sebagai uji coba tentu masih ada kekurangan, namun ini menjadi pembelajaran penting. Keberhasilan modernisasi pertanian membutuhkan sinergi pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Wabup Soppeng berharap dukungan dan pendampingan dari BRMP serta Kementerian Pertanian terus berlanjut guna mewujudkan pertanian modern yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Komentar