Munafri Resmi Luncurkan Calendar of Event 2026, Makassar Siap Jadi Kota Event Sepanjang Tahun

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 20 Desember 2025 16:20

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Makassar 2026 sebagai langkah strategis menjadikan Makassar kota tujuan wisata dan event sepanjang tahun.

Diluncurkannya Calendar of Event Makassar 2026 menegaskan posisi kota daeng sebagai kota event, kota budaya, dan kota kolaborasi, yang siap menyambut wisatawan sepanjang tahun dengan pengalaman yang autentik dan berkelas.

Launching di Novotel Makassar, Jumat (19/12/2025), ditandai dengan penarikan layar Phinisi secara simbolis, merepresentasikan semangat pelayaran Makassar menuju pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Peluncuran CoE Makassar 2026 dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif RI Iman Santosa, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Munafri menjelaskan bahwa bahwa kehadiran kalender event ini merupakan peta jalan pariwisata Kota Makassar selama satu tahun penuh kedepan, di 2026.

“Kita ingin setiap bulan di Makassar selalu ada alasan untuk didatangi. Bukan memilih bulan, tapi memilih event apa yang ingin disaksikan di Makassar,” tegas Wali Kota.

Diketahui, CoE Makassar 2026 memuat total 15 Big event dengan Festival Muara yang digahas Munafri akan hadir sebagai Top Event di CoE Makassar 2025 bersama 14 event berskala besar lainnya.

Sebanyak 72 Event Pendukung akan tersebar di sepanjang tahun 2026. Beberapa agenda budaya seperti Attayang Sunset dan Pagelaran Kesenian akan hadir hampir setiap bulan sebagai kalender budaya tetap Kota Makassar.

Munafri menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sanggar seni, event organizer, hingga industri perhotelan dan pariwisata pendukung.

“Kita ingin event ini berdampak langsung, bukan hanya dinikmati segelintir orang, tapi menggerakkan ekonomi lokal secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas layanan pariwisata, termasuk kebersihan fasilitas umum, keramahan warga, serta bebas dari pungutan liar.

Ia juga mendorong kolaborasi luas dengan anak muda, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk memperbesar event yang sudah ada, bukan sekadar menciptakan event baru tanpa karakter.

Untuk itu, Munafri menegaskan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap industri kreatif dan promosi pariwisata.

Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi pelaku industri kreatif, termasuk musik, film, dan seni pertunjukan, bahkan menantang hadirnya konser artis nasional dan produksi film besar di Makassar.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh stakeholder agar event-event di Makassar benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 April 2026 17:19
Progres Stadion Untia Masuk Fase Konstruksi, Kontrak MK Sudah Teken Fisik, Dikerja Bulan Depan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Progres pembangunan Stadion Untia, di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, kini memasuki fase baru di awal 2026....
Metro20 April 2026 16:13
Hadiri Halal Bihalal IKABA, Sekda Sulsel Tekankan Peran Alumni dalam Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Ikatan Kekerabatan Al...
Daerah20 April 2026 12:33
Pimpin HKN, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Tekankan Disiplin ASN dan Sampaikan Kepastian Pembayaran TPP
Pedomanrakyat.com, Parepare — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Binalipu, Senin, 20 April 2026...
Metro20 April 2026 10:19
Tri Sulkarnain Minta Pengembang Transparan, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah kembali disorot DPRD Kota Makassar, dengan fokus pada persoalan war...