Musda Demokrat Sulsel, Begini Tanggapan Pengamat Politik

Nhico
Nhico

Selasa, 21 Desember 2021 20:00

Pengamat Politik, Firdaus Muhammad.
Pengamat Politik, Firdaus Muhammad.

Pedoman Rakyat, Makassar – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dinahkodai Agus Harimurti Yudhoyono, yang akan memutuskan siapa Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan.

Hal tersebut, sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat hasil Kongres di Jakarta, pada Maret 2020 lalu. Dimana sudah kewenangan DPP menentukan ketua di setiap Provinsi.

Merujuk pada hasil kongres di Jakarta, maka nama calon yang diajukan oleh peserta Musyawarah Daerah (Musda) belum bisa ditetapkan oleh Steering Commitee (SC).

Dimana SC hanya menetapkan nama-nama calon yang disetujui peserta Musda. Kemudian, SC menyerahkan nama usulan musda ke DPP Partai Demokrat.

Selanjutnya, DPP yang akan menggelar rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) dihadiri Sekretaria Jenderal (Sekjend) dan Ketua OKK Partai Demokrat.

Olehnya itu, dari hasil rapat yang dipimpin Ketuam AHY, kemudian memutuskan siapa Ketua Demokrat Sulsel Periode 2022-2027.

Hasil Musda yang mengajukan dua atau bahkan tiga nama untuk bertarung dinilai hanya sebagai prasyarat Musda disetiap Provinsi.

Seperti diketahui jelas Musda Demokrat Sulsel, ada dua bakal calon yang mencuat. Masing-masing mantan Wali Kota Makassar dua priode Ilham Arief Sirajuddin serta ketua Demokrat Sulsel petahana Ni’matullah Erbe.

Peta politik hingga Selasa sore, IAS mendapat dukungan dari 16 Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Sedangkan selebihnya berada di barisan Ni’matullah.

Bahkan, IAS telah mengumpulkan 16 DPC di hotel Swiss Bell, Jalan Ujung Pandang Makassar, sejak Senin sore.

Infornasi yang berkembang para pendukung IAS tetap akan menyoal laporan pertanggungjawaban (LPJ) Ni’matullah sebagai Ketua Demokrat Sulsel.

Bagaimana Pandangan Pengamat Politik Soal Peta Kekuatan Kedua Calon Jelang Musda Demokrat Sulsel?

Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar, Furdaus Muhammad menuturkan bahwa, kedua tokoh injomemiliki kekuatan yang menjadikan peluangnya terbuka menang.

“Di atas kertas IAS tampak unggul, tapi manuver-manuver Ulla tetap jadi ancaman,” ujar Firdaus kepada PedomanRakyat.Com, Selasa (21/12/2021).

Untuk itu kata Firdaus, diharapkan siapapun terpilih atau pun yang tidak terpilih, semua tetap berjuang untuk Partai. Olehnya, DPC diharapkan memilih figur yang dapat membesarkan Partai lebih baik hadapi 2024.

“Selebihnya diharapkan pasca musda tidak terjadi konflik, tapi tetap jaga soliditas kader,” bebernya.

Selain itu lanjutnya, DPP Partai Demokrat juga harus mempertimbangkan banyak aspek demi masa depan Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.

“Kedua tokoh Demokrat itu memilki kontribusi besarkan partai sehingga DPP bijak dalam ambil putusan,” tutur Firdaus.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal16 Januari 2022 22:46
Kodong! 2 Bocah Hilang Terseret Ombak di Pantai Anging Mammiri Makassar Belum Ditemukan hingga Malam
Pedoman Rakyat, Makassar- Dua bocah yang hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Anging Mammiri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, hingga saat...
Daerah16 Januari 2022 21:51
RSUD Bantaeng Sudah Terapkan Metode ERACS, Proses Persalinan ala Nagita Slavina
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Artis papan atas, Nagita Slavina melahirkan putra keduanya dengan persalinan sesar. Dua jam setelah persalinan, Nagit...
Daerah16 Januari 2022 21:45
Pangkep Tuan Rumah Rakerwil Lazismu se Sulsel
Pedoman Rakyat, Pangkep – Pangkep menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja wilayah(Rakerwil) Lazismu se-Sulawesi Selatan. Rakerwil Lasizmu b...
Nasional16 Januari 2022 20:24
Akademisi Ubedillah Badrun Dilaporkan Balik Pendukung Jokowi, Netizen: Banyak Penjilat yang Ngaku Aktivis 98
Pedoman Rakyat, Makassar- Nama Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, kembali ramai diperbincangkan warganet yang ada di twiter....