NasDem Minta Pemerintah Terus Pantau Kenaikan Harga Minyak Mentah

Nhico
Nhico

Jumat, 20 Oktober 2023 07:39

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto.(F-INT)
Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto.(F-INT)
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, meminta pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak mentah dunia yang terus naik dalam beberapa pekan terakhir.

Ia mewanti-wanti jika kenaikan harga minyak mentah, khususnya Indonesian Crude Price (ICP), menyentuh US$95 per barel, subsidi BBM dari APBN akan meroket. Khususnya subsidi BBM jenis Pertalite.

“Kemungkinan-kemungkinan apa yang kita hitung. Kenapa? Kalau terus menerus ICP di atas US$95 per barel, dipastikan tidak tahan juga APBN,” ujar Sugeng dalam agenda ‘Energy Transitions Conference & Exhibition dan Anugerah DEN 2023’ di Jakarta, Rabu (18/10).

Harga minyak mentah dunia terus naik dalam beberapa pekan terakhir. Pada Rabu (18/10), harga minyak dunia berada di angka US$88,32 per barel untuk West Texas Intermediate (WTI) AS. Selain itu untuk brent crude oil atau minyak mentah berjangka mencapai US$91,45 per barel.

Legislagor NasDem dari Dapil Jawa Tengah VIII (Cilacap, Bayumas) itu menjelaskan, dalam neraca APBN, pemerintah menetapkan angka acuan subsidi BBM dengan harga ICP sebesar US$82 per barel. Bila harga minyak mentah terus meningkat, Sugeng memastikan harga ICP akan naik dan jauh melampaui perhitungan awal untuk subsidi BBM.

“Dalam ICP APBN 2024 adalah US$82 per barel, tapi dengan tren terus menerus (melonjak) maka mudah-mudahan tidak terlalu tinggi meledaknya seperti 2021 ketika APBN jebol di Rp520 triliun,” tambahnya.

Legislator NasDem itu menambahlan, Komisi VII DPR terus mengamati pergerakan harga ICP. Sebab, jumlah kuota BBM subsidi untuk Pertalite tahun ini ditetapkan sebesar 32,56 juta kl. Karenanya, harga ICP diharapkan tidak melonjak berlebih.

Sugeng mendorong antisipasi perpindahan konsumen juga perlu dilakukan jika harga BBM nonsubsidi terus melonjak karena kenaikan harga minyak mentah. Jangan sampai, pelanggan yang semula menggunakan BBM nonsubsidi berpindah ke BBM subsidi.

“Apakah kemungkinan cukup di APBN 2024 volume kuota Pertalite di 30-an juta kilo liter. Dan memang kalau terus terjadi kenaikan harga, (konsumsi) BBM nonsubsidi diperkirakan akan turun dan memanfaatkan Pertalite, ini kita akan terus amati,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Edukasi12 Februari 2026 22:36
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya...
Metro12 Februari 2026 21:47
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Su...
Daerah12 Februari 2026 21:19
Langkah Bersih Pemkab Pinrang, Disdukcapil Digganjar Penghargaan Menuju WBK
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih dan akuntabel kembali membuah...
Politik12 Februari 2026 20:45
Indah Sambangi Warga dan Salurkan Bantuan Gizi di Momentum Hut ke-18 Partai Gerindra
Pedomanrakyat.com, Gowa – Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Gowa diisi dengan aksi sosial yang menyasar keluarga dengan anak pen...