Nelson Sarira Pemuda Toraja Sulsel Selamat dari Serangan KKB di Papua, Ini Penjelasan Kombes Firman

Nhico
Nhico

Minggu, 06 Maret 2022 20:25

Nelson Sarira Pria Asal Toraja Sulsel yang Selamat Dari Serangan KKB di Boega Papua.
Nelson Sarira Pria Asal Toraja Sulsel yang Selamat Dari Serangan KKB di Boega Papua.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemuda asal Kabupaten Toraja Nelson Sarira (21), menjadi satu-satunya orang yang selamat dalam aksi pembantaian oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Boega, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (2/3/2022).

Nelson bersama tujuh rekannya saat itu berada di Boega dalam rangka memperbaiki tower jaringan telekomunikasi milik perusahaan Palaparing Timur Telematika (PTT).

Namun dalam kejadian pembantaian tersebut, Nelson berhasil kabur dan menyelamatkan diri sementara tujuh rekannya dan satu warga lokal yang menjadi korban kekejaman KKB.

Dari postingan akun instagram @infotoraja, Kepala Operasi Damai Cartensz 2022, Kombes Pol Muhamad Firman menyampaikan bahwa pihaknya telah memperoleh keterangan sementara dari korban Nelson.

“Pelaku diperkirakan 10 orang dengan membawa berbagai macam senjata tajam, seperti parang, kapak, dan lainnya,” ungkap Kombes Firman berdasarkan keterangan dari Nelson, Sabtu (5/3/2022).

Kombes Firman menuturkan bahwa, para pelaku yang mendatangi TKP langsung masuk ke dalam camp, tempat dimana para karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT), karyawan kontraktor PTT, dan seorang pemandu yang merupakan warga lokal beristirahat.

Sementara itu, ketika pembantaian terjadi, Nelson yang melihatnya langsung kabur kejadian tersebut, lalu bersembunyi mengamankan diri.

“Korban (Nelson) setelah situasi tidak ada terdengar teriakan dari para pelaku, korban kembali ke camp dan melihat teman-temannya sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Peristiwa pembantaian yang terjadi pada Rabu 2 Maret 2022 terhadap para pekerja tower proyek Palapa Ring Timur, menewaskan tujuh pekerja tower dan seorang warga lokal sebagai pemandu.

Mereka adalah Bona Simalungun, Renal Tentua Tagasye, Bili Galdi Balion, Jamaludin, Sharil Nurdiansyah, Eko Septiansyah, Ibo dan Bebei Tabuni.

Dimana jenazah para korban masih berada di lokasi kejadian, belum bisa dilakukan evakuasi lantaran kondisi medan yang sulit ditempuh hingga cuaca yang tidak mendukung. Sebagaimana diketahui, lokasi kejadian berada di ketinggian 3000 mdpl.

Penulis : Musa

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...