Ngeri! Rusia Tak Lagi Ekspor Biji-bijian Ukraina, Waspada Krisis Pangan Menanti

Nhico
Nhico

Kamis, 20 Juli 2023 11:42

Ngeri! Rusia Tak Lagi Ekspor Biji-bijian Ukraina, Waspada Krisis Pangan Menanti

Pedomanrakyat.com, Rusia Rusia khawatir dan curiga kapal-kapal yang berlayar ke Laut Hitam membawa peralatan militer.

Pernyataan ini muncul setelah Ukraina menuduh Rusia menyerang tempat penyimpanan biji-bijian untuk ekspor.

Dikutip dari Reuters Rusia menyerang wilayah Odesa Ukraina usai berakhirnya kesepakatan ekspor gandum sejak Senin lalu.

Dengan kesepakatan itu memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijian secara aman melalui Laut Hitam.

Tapi PBB memperingatkan keputusan Rusia berisiko membuat kelaparan di seluruh Dunia.

Sementara itu Ukraina sedang menyiapkan rute baru untuk ekspor melalui Rumania.

“Teroris Rusia benar-benar dengan sengaja menargetkan menyerang. Serangan rudal Rusia tidak hanya dirasakan Ukraina, namun semua orang di dunia yang menginginkan kehidupan normal dan aman,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, dikutip dari Reuters, Kamis (20/7/2023).

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan 10 warga sipil, termas uk seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, terluka.

Situs biji-bijian serta fasilitas industri, gudang, pusat perbelanjaan, gedung perumahan dan administrasi serta kendaraan juga mengalami gangguan.

Dari video yang dirilis Ukraina, api dan asap mengepul dari gudang yang hancur. Video itu juga menunjukkan blok perumahan dengan jendela yang pecah.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kapal yang melakukan perjalanan ke pelabuhan Ukraina akan dianggap sebagai pihak dalam konflik di pihak Ukraina.

Rusia juga menyebut bagian tenggara dan barat laut perairan internasional Laut Hitam untuk sementara tidak aman untuk pelayaran.

Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Rabu mengatakan, keluarnya Rusia dari kesepakatan berpotensi meningkatkan kerawanan pangan global dan dapat menaikkan harga pangan, terutama di negara-negara miskin.

Di Chicago, harga gandum AS melonjak karena perkembangan terbaru dalam perang.

Presiden Vladimir Putin mengatakan negara-negara Barat telah memutarbalikkan fakta atas kesepakatan yang telah kedaluwarsa.

Namun ia menyebut Rusia siap berunding kembali jika semua persyaratan dipenuhi.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Februari 2026 15:25
Wali Kota Tasming Hamid Buka Orientasi Mubaligh dan Pelatihan Operator Masjid PD DMI Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Mubaligh, Pengurus Masjid dan Pelatihan...
Politik12 Februari 2026 14:53
Ada 2.181 Usulan Masuk Musrenbang, Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus menggenjot akselerasi pembangunan demi mewujudkan kota yang maju, inklusif, dan berday...
Olahraga12 Februari 2026 12:03
Lapangan Gaspa Palopo Rampung, Gubernur Sulsel: Semoga Jadi Sarana Pola Hidup Sehat Warga
Pedomanrakyat.com, Palopo – Pelaksanaan revitalisasi Lapangan Gaspa, Kota Palopo telah rampung. Sarana olahraga kebanggaan warga Palopo itu, kin...
Daerah12 Februari 2026 11:37
Minta Diskresi Presiden, Surat Datu Luwu Diserahkan ke DPR RI
Pedomanrakyat.com, Lutra – Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, menyerahkan surat Datu Luwu kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui Komisi II DPR ...