Pasar Mitra Tani Kementan Gelar Cabai Murah

Jennaroka
Jennaroka

Minggu, 07 Maret 2021 19:24

Pasar Mitra Tani Kementan Gelar Cabai Murah

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta jajarannya memastikan ketersediaan pasokan dan harga cabai agar tidak mengalami gejolak di tengah pandemi Covid-19.

Merespons dinamika harga cabai, khususnya cabai rawit merah yang terus meningkat signifikan, Kementerian Pertanian melalui Pasar Mitra Tani/TTIC Badan Ketahanan Pangan (BKP) melakukan gelar pangan murah (GPM) cabai rawit mulai tanggal 7 Maret 2021.

Kegiatan GPM cabai rawit rencananya akan dilaksanakan di 57 titik di wilayah Jabodetabek, baik di PMT/TTIC Pasar Minggu dan Bogor, Pasar tradisional di Jabodetabek, serta di Kantor Kelurahan dan Rusun di DK Jakarta. Setiap hari minimal dilaksanakan di tujuh titik selama dua hari berturut-turut.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi saat dihubungi Minggu (7/3/2021) mengatakan, gelaran cabai rawit murah ini untuk membantu masyarakat mendapat cabai yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, gelaran cabai rawit murah ini merupakan agenda jangka pendek kita untuk memudahkan masyarakat mengakses cabai yang murah, serta untuk menstabilkan pasokan dan harga cabai di pasaran, khususnya di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini akan terus kita lakukan hingga akhir Maret, atau sampai harga kembali normal,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, gelaran ini juga dilakukan Pasar Mitra Tani (PMT) yang ada di seluruh Indonesia. Selain cabai, PMT juga menyediakan komoditas pangan pokok/strategis lainnya dalam gelaran pangan murah, seperti beras segar TTI, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras.

Untuk mengoptimalkan pemasaran cabai yang terjangkau bagi masyarakat di setiap provinsi, dilakukan langkah strategis perluasan jaringan pemasaran PMT provinsi, antara lain melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) atau bazar, penjualan langsung di PMT, baik secara offline maupun online, serta mendorong mendorong perluasan Toko Mitra Tani (TMT) di kabupaten/kota, khususnya wilayah net konsumen atau yang menjadi barometer perdagangan wilayah.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengungkapkan, pihaknya mendapatkan pasokan cabai rawit dari petani cabai di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dalam GPM kali ini, cabai rawit merah dijual dengan harga Rp76 ribu/kg, jauh di bawah harga cabai di pasaran saat ini yang mencapai di atas Rp100 ribu/kg.

“Selain melakukan penjualan langsung di PMT, kita juga menggencarkan penjualan online yang bekerja sama dengan jasa pelayanan penjualan dan pengantaran online seperti GoFood/GoMart, GrabMart, dan Mitra Bukalapak,” ujar Risfaheri.

“Kita juga bahkan sudah punya aplikasi belanja daring bernama PasTani, jadi masyarakat bisa berbelanja online melalui aplikasi tersebut,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...
Metro17 April 2026 15:07
15 Peserta Kafilah Luwu Timur Lolos ke Final MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kabar membanggakan datang dari Kafilah Kabupaten Luwu Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat P...
Ekonomi17 April 2026 14:47
Bappeda Makassar Catat Kinerja APBD Awal 2026 Meningkat, Dahyal: Tren Positif Terus Dijaga
Pedomanrakyat.com, Makassar — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Muh. Dahyal, memaparkan capaian pelaksanaan APBD ...