Patut Dicontoh Orangtua, TikTok Versi Tiongkok Batasi Durasi Main Anak

Nhico
Nhico

Rabu, 22 September 2021 11:16

Patut Dicontoh Orangtua, TikTok Versi Tiongkok Batasi Durasi Main Anak

Pedoman Rakyat, Makassar – Aplikasi video berdurasi pendek, TikTok versi Tiongkok memperkenalkan “mode remaja”. Mode ini akan membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak di bawah usia 14 tahun di TikTok hingga 40 menit sehari.

“Langkah itu akan berlaku untuk semua pengguna Douyin di bawah usia 14 tahun yang telah mendaftar untuk aplikasi menggunakan nama asli mereka,” bunyi pengumuman ByteDance yang berbasis di Beijing dalam pernyataan pada hari Sabtu.

Pemilik TikTok dan Douyin menambahkan Douyin juga tidak akan tersedia untuk para pengguna antara 10 malam dan jam 6 pagi.

Perusahaan juga mendesak orang tua untuk membantu anak-anak mereka mendaftar dengan nama asli, atau mengaktifkan “mode remaja” secara manual.

ByteDance tidak segera menanggapi pertanyaan dari CNN Business tentang bagaimana hal itu dapat menegakkan kebijakan bagi anak-anak yang tidak menggunakan nama asli mereka.

Aplikasi itu juga menyatakan akan memperkenalkan konten baru, mulai dari eksperimen sains dan museum hingga pameran galeri seni dan pemandangan alam, untuk “menginspirasi” remaja yang lebih muda.

“Membatasi penggunaan Douyin adalah tindakan proaktif oleh ByteDance untuk mendahului regulasi potensial,” tulis analis di Citigroup Global Markets dalam catatan penelitian Senin.

Analas memperkirakan bahwa keputusan tersebut dapat mendorong platform internet lain dengan konten video pendek untuk menerapkan pembatasan serupa.

“Penilaian diri dan implementasi sukarela dari tindakan perlindungan kecil oleh lebih banyak platform dapat membantu menyarankan platform menjadi lebih bertanggung jawab secara sosial dan berpotensi meyakinkan orang tua dan regulator,” tambah mereka.

Douyin memiliki setidaknya 490 juta pengguna pada November 2020, menurut perusahaan riset media iiMedia Research.

Regulator Tiongkok telah mulai menekan perusahaan teknologi untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak di bawah umur untuk layanan mereka.

Pada Juni, Tiongkok merevisi “Hukum Perlindungan Anak” yang mengharuskan penyedia layanan internet – termasuk aplikasi media sosial – untuk “mengatur fungsi yang sesuai seperti manajemen waktu, pembatasan konten, dan batas konsumsi untuk anak di bawah umur.”

Saingan Douyin, Kuaishou yang didukung oleh Tencent (TCEHY) memperkenalkan pengaturan serupa untuk anak di bawah umur pada tahun 2019.

Tekanan Tiongkok pada perusahaan teknologi adalah bagian dari peraturan baru tentang bisnis yang berfokus pada generasi berikutnya, dari tindakan keras terhadap les privat hingga aturan untuk game daring.

Bulan lalu, Tiongkok melarang gamer daring di bawah usia 18 tahun untuk bermain di hari kerja dan membatasi permainan mereka hanya tiga jam di sebagian besar akhir pekan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 07:30
Kembali ke Kampung Halaman, Heriwawan Jalan Sehat Bareng 1.000 Warga Tellulimpoe Sinjai
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Heriwawan, kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, ...
Nasional30 Agustus 2026 19:22
Kemenhut Amankan 40 Hektare Zona Inti TNBBS, 4 Tersangka Perambahan dan Perburuan Ditahan
Pedomanrakyat.com, Bengkulu – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum Kehutanan) Wilayah Sumatera bersama Balai Be...
Olahraga30 Agustus 2026 18:30
KONI Makassar Siapkan Porkot 2027, Ismail Ingin Lahirkan Talenta Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mulai menyiapkan regenerasi atlet melalui Pekan Olahraga K...
Metro30 Agustus 2026 17:25
Alhamdulillah, Kafilah Sulsel Sabet Juara 2 MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Kafilah Provinsi Sulawesi Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII...